Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hari Baik Menurut Hindu Bali 26 Juli 2026, Saatnya Bakar Gerabah
Seorang karyawan mengecek gelas keramik produk Naruna di Salatiga. (IDN Times/Dhana Kencana)

Kamu pengrajin gerabah maupun keramik, yuk mulai bekerja sekarang sebab ada hari baik gni rawana jejepan. Hari ini baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api.

Pekerjaan itu misalnya membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam (pande besi). Namun, tidak baik mengatapi rumah, melaspas atau mengupacarai bangunan baru dan bercocok tanam. 

Bagaimana ramalan hari baik Hindu Bali dari Kalender Bali Digital pada Minggu, 26 Juli 2026? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik untuk segala pekerjaan dengan api

Ilustrasi api. (IDN Times/ Agung Sedana)

Geni murub artinya hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. 

Kala ngadeg adalah hari baik untuk membuat pintu gerbang, tembok pekarangan, pagar, sangkar ayam (guwungan), kisa pengaduan. Hari ini juga baik untuk mulai memelihara ayam kurungan serta membuat bendungan.

2. Mengandung sifat boros

ilustrasi belanja online (IDN Times/Arief Rahmat)

Kala sarang adalah hari yang mengandung sifat boros sehingga tidak baik untuk berbelanja. Macekan agung baik untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider, dan sebagainya.

Dina carik merupakan hari yang tidak baik dipakai  dewasa. Kala angin adalah hari baik untuk mulai melatih sapi, kerbau, kuda, dan ternak lainnya. 

3. Baik membuat keris

Stafsus Kemenbud Basuki Teguh Yuwono bersama Kabid Perlindungan Kebudayaan Disparekraf Eris Yunianto melihat sebilah keris yang dipajang di pameran keris Nusantara di Hotel Front One HK Siranda. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Macekan lanang dikenal sebagai hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk upacara yadnya.

Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, hingga membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Jati.

Editorial Team

Related Article