Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hari Baik Hindu Bali 23 Juni 2026, Bagus untuk Membuat Topeng
Peragaan busana endek khas Buleleng dengan topeng klasik tradisional Bali. (Dok.Pemkab Buleleng)

Padatnya aktivitas dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup, membuatmu ingin rehat sejenak. Sambil ambil jeda dan meregangkan tubuh, kamu dapat membaca berbagai ramalan hari baik Hindu Bali. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menemani waktu rehatmu pada Selasa, 23 Juni 2026.

Ada kala tumapel adalah hari baik untuk membuat topeng atau tapel, membuat dan memasang kungkungan atau tempat mengurung lebah. Bagaimana dengan hari baik lainnya? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membakar gerabah

Gerabah stupa di Central Gerabah Arum Art, Magelang, Jawa Tengah (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Agni agung doyan basmi merupakan hari baik untuk mulai membakar bata, genteng, gerabah, keramik, tembikar, dan lain-lain. Hari ini bersifat panas, sehingga tidak baik membangun rumah, terutama tidak baik mengatapi rumah karena mudah terbakar. 

Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Gagak anungsang pati artinya tidak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa.

2. Baik mulai pekerjaan dengan api

Ilustrasi api (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Kala kutila adalah hari baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api. Kala temah artinya tidak baik untuk dewasa ayu. Karna sula merupakan hari yang tidak baik untuk melangsungkan perkawinan, membeli binatang peliharaan, mengadakan pertemuan atau rapat, serta berbicara kepada orang lain.

3. Baik membuat alat penangkap ikan

Ilustrasi nelayan di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

Macekan lanang adalah hari baik untuk membuat taji, tumbak, keris, dan alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk upacara yadnya. Uncal balung merupakan hari yang tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting. Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Awidya.

Editorial Team

Related Article