Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Tiket DTW Ulun Danu Beratan Naik Mulai Juli 2026, Jadi Berapa?

Harga Tiket DTW Ulun Danu Beratan Naik Mulai Juli 2026, Jadi Berapa?
ilustrasi Danau Beratan dan Pura Ulun Danu Beratan (pexels.com/Mikhail Nilov)
Intinya Sih
  • Mulai 1 Juli 2026, harga tiket DTW Ulun Danu Beratan naik menjadi Rp100 ribu untuk wisatawan mancanegara dan Rp50 ribu untuk domestik, meningkat sekitar 20–33 persen.
  • Kenaikan harga didasari peningkatan fasilitas dan kebersihan, serta adanya pertunjukan budaya rutin seperti Barong dan Kecak yang melibatkan dukungan dari 20 desa adat.
  • Pada tahun 2026, pembagian pah-pahan bagi 20 desa adat dilakukan dua kali setahun dengan kisaran penerimaan sebelumnya antara Rp300 juta hingga Rp600 juta per desa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tabanan, IDN Times - Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan resmi menaikkan harga tiket masuknya per 1 Juli 2026 mendatang. Adapun kenaikan tiket ini berlaku untuk wisatawan mancanegara maupun domestik. Direktur PT Ulun Danu Beratan Lestari, I Wayan Mustika, mengatakan harga tiket untuk mancanegara terbaru adalah Rp100 ribu per orang sementara untuk domestik Rp50 ribu per orang.

Harga tiket ini naik 20 persen hingga 33 persen di mana sebelumnya harga tiket untuk asing Rp75 ribu per orang dan untuk domestik Rp40 ribu per orang. "Kenaikan tiket ini berlaku mulai bulan Juli 2026," ujar Mustika, Senin (22/6/2026).

1. Pertimbangan kenaikan harga tiket berdasarkan fasilitas

DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)
DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Adapun kenaikan harga tiket ini menurut Mustika dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Mulai dari membandingkan harga tiket dengan tempat wisata di daerah lain serta fasilitas yang saat ini dimiliki DTW Ulun Danu Beratan.

"Kami sempat melakukan studi banding ke daerah lain. DTW Ulun Danu saat ini juga memiliki fasilitas yang sudah bagus. Kebersihan juga sudah ada pengolahan sampah. DTW Ulun Danu juga rutin menggelar pertunjukkan budaya. Sehingga optimis, meski harga tiket dinaikkan, kunjungan tetap mengalami peningkatan," kata Mustika.

2. Pertujukkan budaya rutin digelar di DTW Ulun Danu Beratan

IMG-20251227-WA0028.jpg
Suasana DTW Ulun Danu Beratan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Selain pemandangan Danau Beratan dan Pura Ulun Danu Beratan, salah satu kelebihan DTW Ulun Danu Beratan adalah adanya pertunjukkan seni dan budaya. Setiap minggu pertama dan kedua ada pementasan Barong dan Kecak.

Dalam pertujukkan seni dan budaya ini, Mustika mengatakan, DTW Ulun Danu Beratan didukung oleh 20 desa adat. "Desa adat ini selalu siap untuk tampil menampilkan pertunjukkan seni dan budaya di DTW Ulun Danu Beratan," ujarnya.

3. Pembagian Pah-Pahan tahun 2026 akan dilakukan sebanyak dua kali

DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)
DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Dalam memberikan kontribusi untuk 20 desa adat, DTW Ulun Danu Beratan rutin membagikan pah-pahan (pembagian hasil pendapatan). Untuk tahun 2026 ini pah-pahan akan dilaksanakan sebanyak dua kali atau enam bulan sekali. "Biasanya pembagian pah-pahan itu sekali dalam setahun. Namun untuk tahun 2026 ini akan diberikan dua kali," ujar Mustika.

Mengenai besaranya, kata dia untuk tahun 2026 ini masih dalam penghitungan. Namun jika berkaca dari pembagian pah-pahan tahun lalu, besaran yang diterima untuk setiap desa adat berada dikisaran Rp300 juta hingga Rp600 juta. "Pah-pahan ini biasanya digunakan untuk membiaya Yadnya hingga perbaikan fasilitas di desa adat seperti perbaikan pelinggih Pura. Diharapkah pah-pahan ini bermanfaat bagi desa adat," kata Mustika.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Bali

See More