Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dinkes Bali Kirim 5 Tim Medis Darurat ke NTT Pascagempa Nagekeo
Ilustrasi tenaga medis melakukan pengecekan kesehatan pasien (IDN Times/Herka Yanis)
  • Dinkes Bali mengirim lima tenaga medis darurat ke Maumere, NTT, merespons gempa Nagekeo yang menewaskan 51 orang dan melukai 64 orang.
  • Tim terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker untuk melakukan kajian cepat kesehatan, memvalidasi data, serta berkoordinasi dengan Dinkes NTT.
  • Setelah kebutuhan di lokasi terdata, Dinkes Bali akan mengirim dokter spesialis dan logistik kesehatan sesuai kebutuhan nyata bencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dinas Kesehatan Bali mengirim lima tenaga medis darurat ke NTT sebagai respons gempa bumi di Nagekeo yang menewaskan 51 orang dan melukai 64 orang.
  • Who?
    Lima tenaga medis darurat dari rumah sakit daerah di Bali, terdiri atas dokter, perawat, dan apoteker, diberangkatkan oleh Dinkes Bali yang dipimpin I Nyoman Gede Anom.
  • Where?
    Tim diberangkatkan menuju Maumere, Nusa Tenggara Timur, untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT terkait kebutuhan kesehatan pascagempa Nagekeo.
  • When?
    Gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kepala Dinkes Bali menyampaikan pengiriman tim dan rencana penanganan pada Minggu, 16 Agustus 2026.
  • Why?
    Pengiriman dilakukan untuk melakukan kajian cepat kesehatan, mengumpulkan data valid, dan mendata kebutuhan tenaga medis serta logistik kesehatan di lokasi bencana.
  • How?
    Tim awal mengumpulkan data dan membuat laporan sambil berkoordinasi dengan Dinkes NTT. Dinkes Bali akan mengirim dokter spesialis dan logistik kesehatan setelah kebutuhan di lokasi terdata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali mengirim lima orang tim medis darurat ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini sebagai respon cepat terhadap bencana gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban meninggal dunia akibat gempa ini sebanyak 51 jiwa dan terluka 64 orang sejak berita ini diterbitkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom, mengatakan pihaknya telah memberangkatkan lima orang tenaga medis darurat ke Maumere yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker. Tugas mereka adalah mengumpulkan data valid terlebih dahulu dan membuat laporan. Setelah itu, pihak Dinkes Bali akan mengirim tim medis (dokter spesialis) lengkap dan logistik kesehatan sesuai kebutuhan.

"Mereka melakukan kajian cepat kesehatan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi NTT, untuk mendata kebutuhan apa saja yang diperlukan di sana," ujar Anom kepada IDN Times Minggu (16/8/2026).

Para tenaga medis darurat ini berasal dari berbagai rumah sakit daerah di Bali. Kata Anom, mereka akan diberangkatkan ke NTT jika data kebutuhan tenaga medis telah dikirimkan. Tujuannya agar tenaga medis sesuai dengan kebutuhan nyata di lokasi bencana.

Editorial Team

Related Article