Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Pekerjaan Warga di Bali Menurut Data BPS Februari-Mei 2026
Ilustrasi anak muda di Bali kelelahan bekerja. (IDN Times/Yuko Utami)
  • BPS Bali mencatat 2,66 juta penduduk telah bekerja pada Mei 2026, dengan penyerapan terbesar di pertanian 18,7 persen, perdagangan besar-eceran 18,03 persen, serta akomodasi dan makan-minum 15,85 persen.
  • Selama Februari-Mei 2026, sektor akomodasi dan makan-minum menambah 78.050 pekerja, sementara pertanian berkurang 14.260 orang dan perdagangan besar-eceran turun sekitar 9.000 orang.
  • Sektor pertambangan, energi, penerbitan, dan telekomunikasi menyerap tenaga kerja paling sedikit, 1,46 persen; aktivitas kesehatan dan sosial hanya sekitar 1,9 persen serta kehilangan 9.540 pekerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BPS Provinsi Bali mencatat 2,66 juta penduduk bekerja pada Mei 2026, dengan perubahan penyerapan tenaga kerja di sejumlah sektor usaha.
  • Who?
    Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat tenaga kerja Bali; pekerja tersebar antara lain di sektor pertanian, perdagangan, akomodasi makan minum, kesehatan, dan aktivitas sosial.
  • Where?
    Di Provinsi Bali.
  • When?
    Data jumlah pekerja tercatat pada Mei 2026, dengan perubahan penyerapan tenaga kerja selama Februari hingga Mei 2026.
  • Why?
    Penurunan tenaga kerja tercatat di pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta aktivitas kesehatan dan sosial; penyebab perubahan tersebut hingga saat ini belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Pertanian menyerap 18,7 persen pekerja, perdagangan 18,03 persen, dan akomodasi makan minum 15,85 persen. Pertanian berkurang 14.260 pekerja, perdagangan 9.000, serta kesehatan dan sosial 9.540 pekerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat data terkini tentang penyerapan tenaga kerja di Bali berdasarkan sektor usaha. BPS mencatat 2,66 juta penduduk di Bali telah bekerja pada Mei 2026. Dalam catatan tersebut, sejumlah lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Bali selama Februari-Mei 2026 yakni Akomodasi dan Makan Minum 78.050 orang; Pertambangan, Penyediaan Listrik dan Gas, Penyediaan Air dan Pengelolaan Limbah, Aktivitas Penerbitan dan Telekomunikasi, Aktivitas Real Estate 14.880 orang; dan Aktivitas Jasa Lainnya 8.490 orang.

Pada Mei 2026, lapangan usaha Pertanian, Perdagangan Besar Eceran, dan Akomodasi Makan Minum, menyerap tenaga kerja terbesar masing-masing sekitar 18,7 persen, 18,03 persen, dan 15,85 persen. Meskipun demikian, lapangan usaha Pertanian dan Perdagangan Besar Eceran mengalami penurunan jumlah tenaga kerja yang cukup signifikan. Lapangan usaha pertanian berkurang sekitar 14.260 orang, sementara perdagangan eceran besar mengalami pengurangan tenaga kerja sebanyak 9 ribu orang.

Jika dilihat dari lapangan usaha, jumlah tenaga kerja paling sedikit adalah sektor pertambangan, energi, penerbitan, hingga telekomunikasi dengan besaran 1,46 persen. Kondisi ini cukup menggambarkan wilayah Pulau Bali yang kecil, belum bergerak masif pada sektor lapangan usaha tersebut.

Namun, lapangan usaha di sektor energi dan sejenisnya membutuhkan kemampuan dan keterampilan teknis melalui sejumlah sertifikasi dan pelatihan.

Lapangan usaha lainnya dengan jumlah penyerapan tenaga kerja yang sedikit yaitu sektor aktivitas kesehatan dan aktivitas sosial. Masyarakat di Bali yang bekerja pada sektor tersebut hanya sekitar 1,9 persen. Sektor aktivitas kesehatan dan aktivitas sosial ini juga mengalami penurunan jumlah tenaga kerja yang cukup dalam sebanyak 9.540 orang. Kamu saat ini bekerja di sektor lapangan usaha apa? Yuk bagikan ceritamu.

Editorial Team

Related Article