Badung, IDN Times - QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 merupakan forum pendidikan tinggi internasional yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds, dan tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke 22. BINUS University dipilih menjadi tuan rumah acara ini, mempertemukan lebih dari 1.500 pimpinan universitas, akademisi, pembuat kebijakan, serta pakar pendidikan dari berbagai negara.
Dengan tema utama Advancing Education for Purpose and Impact, kegiatan ini akan membahas tren, tantangan, serta masa depan pendidikan tinggi, termasuk reputasi akademik, pemeringkatan global, kinerja institusi, dan kolaborasi internasional.
Stephen Wahyudi Santoso BS MSIST, President of BINUS Higher Education & Professional Services, mengatakan penyelenggaraan forum ini menjadi momentum penting bagi BINUS University yang bertepatan dengan anniversary ke 45 dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Selain memperkuat jejaring internasional, kesempatan ini juga membuka ruang bagi Indonesia untuk berbagi perspektif serta berkolaborasi dengan komunitas pendidikan tinggi di kawasan Asia Pasifik dalam merespons berbagai tantangan yang terus berkembang.
“Kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kesempatan penting bagi BINUS University untuk membawa perspektif Indonesia ke dalam diskusi mengenai masa depan pendidikan tinggi di kawasan Asia pasifik. Saat ini, pendidikan tinggi menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi hingga tuntutan untuk mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan. Melalui forum ini, kami berharap dapat mendorong pertukaran pengetahuan, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta bersama-sama mengeksplorasi solusi bagi tantangan pendidikan tinggi saat ini dan ke depan,” terangnya di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Selasa (3/11/2026).