Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Akses Diamond Beach Nusa Penida Diperbaiki , Wisatawan Harus Hati-Hati
diamond beach di nusa penida (instagram.com/alexia_spina)
  • Pemkab Klungkung meningkatkan 7,35 kilometer akses menuju Diamond Beach dan destinasi sekitar melalui empat ruas jalan di Desa Pejukutan dan sekitarnya.
  • Proyek senilai Rp14,9 miliar yang dimulai 12 Agustus 2026 mencakup pengaspalan hotmix, dinding penahan tanah, dan betonisasi bahu jalan, didanai APBD Klungkung serta BKK Badung.
  • Hingga 31 Agustus 2026, progres mencapai 0,300 persen, melampaui target 0,232 persen; masyarakat dan wisatawan diminta mematuhi rambu serta arahan petugas selama pengerjaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Agustus 2026

Pekerjaan peningkatan empat ruas jalan akses menuju Diamond Beach mulai dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp14,9 miliar.

31 Agustus 2026

Progres pekerjaan tercatat 0,300 persen, melampaui target 0,232 persen dengan deviasi positif 0,068 persen.

Selasa (8/9/2026)

Dinas PUPRPKP Klungkung menyatakan peningkatan jalan diharapkan meningkatkan kualitas dan kenyamanan akses masyarakat serta wisatawan menuju Diamond Beach.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Kabupaten Klungkung meningkatkan empat ruas jalan sepanjang 7,35 kilometer sebagai akses menuju Diamond Beach dan destinasi wisata lain di Nusa Penida, dengan nilai kontrak Rp14,9 miliar.
  • Who?
    Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas PUPRPKP Klungkung menangani proyek ini. Kepala Dinas PUPRPKP Klungkung I Made Jati Laksana menyampaikan perkembangan pekerjaan.
  • Where?
    Pekerjaan berlangsung di ruas Jalan Suana-Pejukutan, Pejukutan-Gepuh, Ambengan-Pelilit, dan Pelilit-Atuh, Desa Pejukutan dan sekitarnya, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
  • When?
    Pekerjaan dimulai pada 12 Agustus 2026. Hingga 31 Agustus 2026, realisasi proyek tercatat 0,300 persen. Keterangan perkembangan disampaikan pada 8 September 2026.
  • Why?
    Perbaikan dilakukan karena sejumlah bagian jalan sebelumnya rusak dan sempit, sehingga mengganggu pengguna jalan, masyarakat, serta wisatawan menuju Diamond Beach dan kawasan sekitarnya.
  • How?
    Proyek didanai APBD Klungkung melalui BKK Kabupaten Badung 2026, meliputi pengaspalan hotmix, pembangunan dinding penahan tanah, dan betonisasi bahu jalan. Pengguna jalan diminta mengikuti rambu serta arahan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jalan menuju Diamond Beach di Nusa Penida sedang diperbaiki oleh Pemerintah Klungkung. Ada empat jalan yang diperbaiki karena rusak dan sempit. Pekerjaan mulai bulan Agustus 2026 dan biayanya Rp14,9 miliar. Sekarang pekerjaannya masih awal sekali. Orang yang lewat diminta hati-hati dan mengikuti rambu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peningkatan akses menuju Diamond Beach menunjukkan perhatian pemerintah pada kebutuhan mobilitas warga dan wisatawan di Nusa Penida. Penanganan empat ruas jalan, termasuk pengaspalan, dinding penahan tanah, dan betonisasi bahu jalan, dirancang untuk memperbaiki kenyamanan perjalanan. Progres awal proyek yang sedikit melampaui target juga mencerminkan pelaksanaan yang berjalan sesuai rencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Klungkung, IDN Times – Akses menuju Diamond Beach, destinasi wisata yang cukup populer di Kecamatan Nusa Penida, mulai mendapat penanganan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung meningkatkan sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju kawasan wisata di Desa Pejukutan dan sekitarnya.

Penanganan tersebut mencakup empat ruas jalan dengan total panjang mencapai 7,35km (kilometer). Empat ruas yang masuk dalam pekerjaan ini yakni Jalan Suana-Pejukutan, Pejukutan-Gepuh, Ambengan-Pelilit, serta Pelilit-Atuh.

Sebelumnya, kondisi di sejumlah bagian jalan tersebut relatif rusak dan sempit. Kondisi ini kerap menjadi persoalan bagi pengguna jalan, termasuk wisatawan ke Diamond Beach dan sejumlah destinasi wisata di sekitarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung, I Made Jati Laksana, mengatakan penanganan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat maupun wisatawan yang melintas ke kawasan Diamond Beach.

“Penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kenyamanan akses masyarakat maupun wisatawan, khususnya menuju kawasan Diamond Beach,” kata Jati Laksana, Selasa (8/9/2026).

1. Dikerjakan sejak Agustus 2026 dengan anggaran Rp14,9 miliar

Perbaikan jalan menuju Destinasi Diamond Beach, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Pekerjaan peningkatan jalan mulai dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp14,9 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klungkung melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Jati Laskana mengatakan, proyek ini tidak hanya memperbaiki permukaan jalan. Sejumlah pekerjaan pendukung juga dikerjakan, mulai dari pengaspalan menggunakan hotmix, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), hingga betonisasi pada bahu jalan.

2. Proyek jalan masih tahap awal, progres 0,300 persen

Perbaikan jalan menuju Destinasi Diamond Beach, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Progres proyek hingga 31 Agustus 2026 masih berada pada tahap awal. Realisasi pekerjaan tercatat mencapai 0,3 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target rencana sebesar 0,232 persen.

Dengan demikian, terdapat deviasi positif sebesar 0,068 persen dari target yang telah ditetapkan. Peningkatan jalan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki konektivitas di kawasan timur Nusa Penida.

"Selain menjadi akses masyarakat, ruas-ruas tersebut juga terhubung dengan sejumlah destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan," jelas Jati.

3. Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati

Perbaikan jalan menuju Destinasi Diamond Beach, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Selama proyek berlangsung, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan. Aktivitas proyek berpotensi memengaruhi kondisi lalu lintas di sejumlah titik. Karena itu, masyarakat maupun wisatawan diharapkan mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.

"Kami meminta dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Dukungan tersebut diperlukan agar pekerjaan peningkatan jalan dapat berjalan sesuai rencana," ungkap Jati.

Editorial Team

Related Article