- Bendungan Titab di Kabupaten Buleleng yang dibangun periode 2011-205. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 12,67 juta meter kubik.
- Bendungan Benel di Kabupaten Jembrana yang selesai dikerjakan tahun 2010. Bendungan ini berkapasitas 1,62 juta meter kubik
- Kabupaten Tabanan yang selesai dikerjakan tahun 2007 lalu, memiliki kapasitas 1,26 juta meter kubik
- Bendungan Grokgak di Kabupaten Buleleng selesai tahun 2007 memiliki kapasitas 2,5 juta meter kubik
- Bendungan Palasari di Kabupaten Jembrana yang selesai dikerjakan tahun 1989 dengan kapasitas delapan juta meter kubik.
6 Daftar Bendungan di Bali, Sidan Dalam Progres Dibangun

Badung, IDN, Times - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hadimuljono, menghadiri pembukaan 3rd World Irrigation Forum Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Senin (2/9). Acara tersebut digelar oleh International Commission on Irrigation and Drainage (ICID-CIID), dan Indonesian National Committee of ICID (INACID), serta Kementerian PUPR.
Di hadapan peserta, Menteri Basuki menyinggung soal bendungan yang dibangun di Indonesia bukan untuk merusak lingkungan, melainkan ketahanan pangan.
1. Irigasi air bisa meningkatkan beberapa kali tanam

Menteri Basuki menyampaikan, Indonesia kini sedang membangun 65 bendungan untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan. Bendungan dibangun bukan berarti merusak lingkungan.
"Kalau di Indonesia, kita ini juga sedang membangun 65 bendungan untuk bisa meningkatkan ketahanan air. Jadi kita ini akan menyampaikan bahwa bendungan bukan berarti merusak lingkungan tapi justru untuk meningkatkan ketahanan air dalam rangka meningkatkan produksi pangan di Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan, adanya bendungan dan mengalirnya air dari irigasi bisa melakukan beberapa kali penanaman. Sehingga produksi pangan di Indonesia mampu meningkat.
"Saya selalu bilang dari air dengan adanya irigasi ini berapa kali tanam. Jadi intensitas tanam kita naikkan untuk bisa menaiki produksi pangan itu," katanya.
3. Total ada 57 bendungan di Indonesia yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah

Dari 65 bendungan, tahun ini baru delapan bendungan yang masih dalam proses tender. Sementara sisanya, 57 bendungan sudah mulai dikerjakan. Seperti Bendungan Sidan di Kabupaten Badung, Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng, dan bendungan di wilayah lainnya seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Tahun ini masih ada delapan (Bendungan) lagi yang mau ditender tapi 57 (Bendungan) sudah on going. Beberapa sudah selesai kayak di Bali ini, kemarin saya lihat di Sidan dan Tamblang. Di NTB ada beberapa bendungan di NTT ada tujuh bendungan. Di daerah kering itu harus ada air," tutupnya.
3. Bendungan Sidan bisa mengairi wilayah Kabupaten Badung, Bangli, dan Gianyar

Kepala Pusat Bendungan, Ni Made Sumiarsih, mengungkapkan Bendungan Sidan yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Bali-Nusa Penida Ditjen Sumber Daya Air itu memiliki kapasitas tampung 3,82 juta meter kubik dan energi listrik tenaga air sebesar 0,65 Mega Watt (MW).
Bendungan ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018-2021 sebesar Rp800 miliar. Rencananya akan selesai dibangun tahun 2021 mendatang.
"Pembangunan Bendungan Sidan ini memberikan manfaat dari segi konservasi, pariwisata, ketersediaan air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik, dan juga adanya PLTM yang nantinya dikoordinasikan dengan pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara)," ungkap Sumiarsih, dikutip dari Antara, Jumat 9/8) lalu.
Bendungan Sidan terletak di daerah aliran Tukad (Sungai) Ayung yang dibangun di atas lahan 82,73 hektare di lima desa yang bertetangga di tiga kabupaten. Yaitu Desa Sidang, Kecamatan Petang, Badung; Desa Buahan Kaja, Payangan, Gianyar; dan Desa Bunuti Bunutin, Desa Mengani, Desa Langgahan, Kintamani, Bangli.
Bendungan ini masuk ke dalam tipe zonel yang memiliki panjang puncak 158 meter, dan lebar puncak 8,5 meter. Proyek ini dikerjakan oleh Konsorsium PT Brantas Abipraya (Persero), PT Universal Suryaprima yang telah dimulai sejak Oktober 2018.
4. Daftar bendungan yang selesai dibangun di Bali sebelum tahun 2015:

Selain Bendungan Sidan, ada beberapa bendungan lain di Bali yang dibangun sebelum tahun 2015. Di antaranya:
Selain enam bendungan di atas, Kementerian PUPR telah memulai pembangunan Bendungan Tamblang di wilayah Buleleng Timur pada bulan Februari 2019. Bendungan ini dibangun di atas lahan seluas 58,79 hektare di empat desa yang bertetangga dengan kawasan Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan, Buleleng.
Bendungan ini berkapasitas 7,4 juta meter kubik yang airnya bersumber dari Tukad Daya di Desa tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Bendungan ini sanggup menyediakan air baku dengan debit 410 liter per detik.

















