Comscore Tracker

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu Bali

Kamu suka tinggal di zaman mana nih?

Siapa yang tidak kenal Tanah Lot. Objek wisata yang lebih dikenal dengan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot ini terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan ini sangat populer. Bahkan termasuk ikonnya pariwisata Indonesia di mata dunia.

Mulanya, DTW ini merupakan sebuah pura yang unik karena berdiri di atas sebongkah batu karang tengah laut. Sejarah berdirinya Pura Tanah Lot ini diperkirakan pada abad ke-15 masa Kerajaan Majapahit. Tanah Lot baru menjadi objek wisata yang menarik di awal 1970an. Pada masa itu infrastrukturnya masih minim, tidak seperti sekarang. Berikut foto-foto Tanah Lot dulu dan sekarang:

Baca Juga: Kumpulan Potret Kondisi Jalan Legian Kuta Bali dari 1970 Hingga Kini

1. Selain pemandangan alam yang menakjubkan, Daya tarik Tanah Lot lainnya adalah pertunjukan budaya. Biasanya diselenggarakan menjelang sunset

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliPertunjukkan tari kecak di DTW Tanah Lot pada tahun 1990 an (Dok.IDN Times/DTW Tanah Lot)

2. Ada juga Pura Batu Bolong yang terletak di sebelah barat Pura Tanah Lot. Sama-sama dibangun di atas batu karang

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliPura Batu Bolong di DTW Tanah Lot era 1990 an (Dok.IDN Times/DTW Tanah Lot)

3. Parkiran DTW Tanah Lot di era 1990an tampak masih belum tertata dengan baik

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliParkiran DTW Tanah Lot era 1990 an (Dok.IDN Times/DTW Tanah Lot)

4. Ternyata Badan Pengelola DTW Tanah Lot sempat membuat jembatan penghubung antara daratan dengan Pura Tanah Lot. Namun jembatan tersebut ambrol dan tidak dibangun kembali. Lebih memilih untuk dibiarkan alami seperti dulu sebelum jembatan itu dibangun

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliProses pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan dengan Pura Tanah Lot (Dok.IDN Times/DTW Tanag Lot)

Baca Juga: Kios Oleh-oleh di Tanah Lot Masih Banyak yang Tutup

5. Pura Tanah Lot yang tidak banyak berubah di masa pandemik COVID-19. Menurut pihak badan pengelola, hanya bagian tebing yang ditata kembali karena tergerus ombak. Sementara Pura Tanah Lotnya masih tetap asli sampai sekarang

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliPura Tanah Lot masa kini yang tidak banyak berubah (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Baca Juga: 12 Pepatah Bahasa Bali Tentang Kehidupan, Jangan Dilupakan Ya

6. Tempat yang dulunya sebagai pertunjukan budaya, kini sudah ditata apik menjadi taman dan wantilan. Ada juga pagar pengaman bagi pengunjung supaya tidak jatuh dari tebing

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliPemandangan Pura Tanah Lot dari taman. Dulu tempat ini menjadi tempat pertunjukan budaya di DTW Tanah Lot (IDN Times/Wira Sanjiwani)

7. Pura Batu Bolong juga tidak mengalami banyak perubahan. Tetap berdiri kokoh di pinggir pantai

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliPura Batu Bolong saat ini (IDN Times/Wira Sanjiwani)

8. Inilah penampak parkiran Tanah Lot yang sekarang. Semakin luas dan lebih tertata

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliParkiran DTW Tanah Lot saat ini jauh lebih tertata dan lebih luas (IDN Times/Wira Sanjiwani)

9. Nah, di titik inilah jembatan penghubung antara daratan dengan Pura Tanah Lot itu berdiri. Sekarang sudah tidak ada sisa lagi jembatan yang ambrol tersebut

Potret Tanah Lot Dulu dan Sekarang, Nostalgia Biar Semakin Rindu BaliTidak ada lagi sisa-sisa jembatan penghubung yang sempat dibangun dulu. Tanah Lot kembali ke kondisi asalnya (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Itulah foto Tanah Lot yang dulu dan sekarang. Selama pandemik, Tanah Lot baru dibuka untuk wisatawan lokal pada 20 April 2020. Total kunjungannya setelah dua pekan berlalu sejak tanggal tersebut, mencapai 4179 orang. Bahkan sudah tercatat adanya kunjungan dari wisatawan mancanegara (Wisman) meski pembukaan ini masih menyasar pengunjung lokal Bali.

Pada tanggal 31 Juli 2020, Tanah Lot dibuka untuk wisatawan domestik (Wisdom). Namun kunjungannya masih belum normal. Hal itu terlihat dari 650 pedagang di kawasan ini belum semuanya membuka lapak. Kepala Divisi Pasar DTW Tanah Lot, I Made Hadi Susila, menilai, kondisi itu terjadi karena kunjungannya jauh menurun jika dibandingkan sebelum pandemik COVID-19. Para pedagang lebih memilih datang untuk sekadar bersih-bersih dan sembahyang.

"Dari jumlah ini, yang mulai membuka usahanya hanya sekitar dua persenan," kata Susila, Senin (19/10/2020) lalu.

Baca Juga: Turun Harga, Biaya Rapid Test di Bandara Ngurah Rai Rp85 Ribu

Topic:

  • Ni Ketut Wira Sanjiwani
  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya