Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Nelayan di Tabanan Dapat Bantuan Alat Tangkap dan Mesin Tempel

Ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)
Intinya sih...
  • Penerima alat tangkap dan mesin tempel telah melalui proses verifikasi
  • Sebanyak 9 kelompok nelayan diusulkan menerima chest freezer dan cool box
  • Bantuan dari pemerintah diharapkan menjawab kebutuhan mendasar nelayan di Tabanan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Untuk memperkuat aktivitas nelayan di Kabupaten Tabanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengalokasikan sejumlah bantuan sarana alat tangkap ikan. Bantuan tersebut bersumber dari APBN 2025.

Saat ini, beberapa jenis bantuan sudah diverifikasi dan beberapa bantuan lainnya sedang memasuki tahap verifikasi kelompok penerima. Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan I Gede Bogarada, Rabu (27/8/2025) mengungkap, jenis bantuan yang diusulkan untuk nelayan di Tabanan, antara lain, 15 unit mesin tempel untuk 15 kelompok nelayan; 3 unit chest freezer untuk kelompok di Selemadeg, Selemadeg Timur, dan Kerambitan; 32 unit cool box untuk dua kelompok di Kerambitan; serta 150 unit alat penangkap ikan berupa jaring dan bubu untuk tiga kelompok.

1. Penerima alat tangkap dan mesin tempel telah melalui proses verifikasi

ilustrasi aktivitas nelayan lebih produktif (pexels.com/ Quang Nguyen Vinh)
ilustrasi aktivitas nelayan lebih produktif (pexels.com/ Quang Nguyen Vinh)

Bogarada menegaskan, seluruh bantuan yang diajukan berbasis pada usulan dari nelayan sendiri. Namun, sebelum direalisasikan, ada ketentuan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, verifikasi menjadi tahap penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Untuk mesin tempel dan alat tangkap sudah diverifikasi tinggal menunggu SK penetapan. Sementara untuk chest freezer dan cool box belum ada konfirmasi dari pusat. Tetapi penerimanya sudah diusulkan," ujarnya.

Adapun bantuan alat tangkap jenis bubu ikan tahun 2025 ini dialokasikan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Soka Segara, Kecamatan Selemadeg Barat (50 unit); KUB Shinda Merta, Selemadeg Barat (50 unit); KUB Putra Baruna Sejati, Selemadeg (15 unit). Selain itu KUB Putra Baruna Sejati juga menerima alat tangkap jaring insang (35 unit),

Sementara untuk mesin tempel diberikan kepada 15 kelompok nelayan masing-masing satu unit antara lain KUB Krya Mina Utama, Kediri; KUB Merta Segara Asih, Kediri; KUB Kedungu Barbar Merta Segara, Kediri; KUB Batu Mebaong, Tabanan; KUB Dharma Murti III, Tabanan; KUB Dharma Murti IV, Tabanan; KUB Batu Bolong, Tabanan; KUB Mina Merta Segara, Kerambitan; KUB Medori Putih, Selemadeg Timur; KUB Segara Taman, Selemadeg Timur; KUB Medori Putih II, Selemadeg Timur; KUB Segara Taman II, Selemadeg Timur; KUB Gelogor Segara,Selemadeg Timur; KUB Bakti Rahayu, Selemadeg; dan KUB Batu Mejan, Selemadeg Barat.

2. Sebanyak 9 kelompok nelayan diusulkan menerima chest freezer dan cool box

gambar seorang nelayan di sedang menangkap ikan (unsplash.com/Zinko Hein)
gambar seorang nelayan di sedang menangkap ikan (unsplash.com/Zinko Hein)

Meski belum diverifikasi oleh pusat, namun untuk bantuan chest freezer dan cool box, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengusulkan 9 kelompok nelayan, antara lain Kelompok Mina Sari 2, Tabanan (12 unit cool box); Kelompok Mina Kerti, Tabanan (22 unit cool box); Kelompok Pindang Sari Amerta (1 unit chest freezer), Penebel; KUB Segara Rahayu, Kerambitan (1 unit cheest freezer); KUB Jaya Samudra, Selemadeg (1 unit chest freezer); KUB Segara Madu, Selemadeg Timur (1 unit chest freezer); KUB Mina Yeh Abe, Kerambitan (16 unit cool box); KUB Sarin Segara, Kerambitan (16 unit cool box); Kelompok Mina Sari, Tabanan (22 unit cool box).

3. Bantuan dari pemerintah diharapkan menjawab kebutuhan mendasar nelayan di Tabanan

ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)
ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)

Menurut Bogorada, bantuan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendasar nelayan, terutama terkait ketersediaan sarana tangkap. Hingga kini banyak nelayan di Tabanan yang masih minim armada. Tidak jarang satu perahu digunakan hingga tiga orang sekaligus, sehingga peralatan yang bisa dibawa melaut sangat terbatas. “Kalau bantuan ini terealisasi, armada tangkap akan lebih lengkap, operasional nelayan jadi lebih maksimal,” tambahnya.

Adanya dukungan sarana modern diharapkan nelayan Tabanan bisa meningkatkan produktivitas tangkap, memperbaiki rantai pasok melalui penyediaan freezer dan cool box sekaligus memperkuat daya saing hasil perikanan lokal. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkab Tabanan dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan tangkap

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us