Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Made Indah Jadi Mahasiswa Undiknas Pertama yang Lulus Jarak Jauh
Calon wisudawan pertama prodi PJJ Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undiknas Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)
  • Undiknas resmi meluluskan mahasiswa pertama dari Program Studi PJJ Manajemen, yaitu Ni Made Indah Dwi Lestari asal Tabanan yang menyelesaikan studi selama empat tahun sambil bekerja.
  • Program PJJ Manajemen FEB Undiknas berdiri sejak 2022 dan kini memiliki 190 mahasiswa aktif dari berbagai daerah, bahkan ada yang bekerja di luar negeri seperti Maldives.
  • PJJ Manajemen diminati karena fleksibilitasnya tanpa batasan usia, memungkinkan pekerja meningkatkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan melalui sistem pembelajaran daring dan LMS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menyatakan kelulusan pertama mahasiswa Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Who?
    Mahasiswi bernama Ni Made Indah Dwi Lestari (28) asal Tabanan, Dekan FEB Undiknas Desak Made Febri Purnama Sari, serta Ketua Prodi PJJ Manajemen I Gusti Ayu Agung Istri Dinda Larasshanti Jelantik.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Jalan Bedugul, Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
  • When?
    Pernyataan kelulusan disampaikan pada Kamis, 4 Juni 2026. Program studi ini dibentuk sejak tahun 2022 dan akan melaksanakan kelulusan tahap berikutnya pada September 2026 dan Februari 2027.
  • Why?
    Pendidikan jarak jauh dipilih karena fleksibilitas waktu yang memungkinkan mahasiswa bekerja sambil kuliah tanpa meninggalkan tanggung jawab profesional mereka.
  • How?
    Sistem perkuliahan dilakukan secara daring melalui modul mandiri dan pertemuan virtual seperti Zoom Meeting. Mahasiswa dapat mengatur jadwal belajar sesuai waktu luang menggunakan platform LMS Undiknas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Pendidikan Nasional (Undiknas) yang terletak di Jalan Bedugul, Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan menyatakan kelulusan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Manajemen yang perdana. Yaitu seorang mahasiswi asal Tabanan bernama Ni Made Indah Dwi Lestari (28).

Dekan FEB Undiknas, Desak Made Febri Purnama Sari, menyebutkan PJJ Manajemen menjadi pilihan saat ini karena fleksibilitas waktu. Konteks waktu menjadi penting karena mahasiswa dapat mengatur secara mandiri kapan menyelesaikannya sesuai batasan waktu yang telah dtentukan atau kalender akademik.

"Menariknya adalah kalau kita bicara PJJ sekarang, nah ritme dari mahasiswa PJJ sendiri itu meningkat ya. Trennya itu meningkat," ungkapnya, Kamis (4/6/2026).

Mahasiswa PJJ bisa kuliah sambil bekerja

Mahasiswa Prodi PJJ Manajemen FEB Undiknas, Ni Made Indah Dwi Lestari (IDN Times/Ayu Afria)

Ni Made Indah Dwi Lestari menyelesaikan proses perkuliahan PJJ Manajemen dalam waktu 4 tahun. Ia merasa cukup terbantu dengan pendidikan jarak jauh di Undiknas, sehingga bisa meningkatkan strata pendidikan sambil bekerja sebagai supervisor di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Ia merasa sistem perkuliahan ini sangat fleksibel, karena modulnya bisa dipelajari sendiri tanpa batas waktu. Ia bisa mengadakan pertemuan Zoom meeting ketika kesulitan memahami materi keilmuan ataupun ada hal-hal untuk didiskusikan.

"Jadi saya bisa fleksibel mengatur waktu kuliah dengan bekerja seperti itu. Jadi kalau misalnya pulang kerja malam itu bisa diakses juga malamnya," ungkapnya.

Kuliah dengan sistem ini dinilai cocok untuk para pekerja, terutama mereka yang bekerja dengan shift. Ia berharap prodi ini ke depannya bisa mencetak generasi dengan lebih baik lagi, dan meningkatkan sistem penyampaian informasi ke mahasiswa tanpa ada gangguan teknis melalui LMS (Learning Management System).

PJJ Manajemen memberikan kesempatan bagi pekerja

UNDIKNAS (IDN Times/Ayu Afria)

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Manajemen FEB Undiknas, I Gusti Ayu Agung Istri Dinda Larasshanti Jelantik (23), menyampaikan prodi ini dibentuk sejak 2022 dan meluluskan seorang mahasiswanya untuk pertama kali pada Juni 2026.

Kelulusan tahap kedua rencananya dilakukan pada September 2026, disusul Februari 2027 mendatang. Jumlah mahasiswa aktifnya hingga saat ini mencapai 190 orang. Mereka berasal dari wilayah yang beragam seperti Kabupaten Tabanan, Karangasem, dan beberapa di antaranya sedang bekerja di Maldives.

"Jadi memang sebenarnya kan program studi ini memberikan kesempatan dan benar-benar fleksibel untuk orang-orang yang terutama sudah kerja. Jadi mau dimana pun mereka sebenarnya mereka tetap bisa belajar," jelasnya.

Kuliah PJJ tidak dibatasi usia asal mampu menyelesaikan kuliah dalam waktu 4 tahun

UNDIKNAS (IDN Times/Ayu Afria)

Dekan FEB Undiknas, Desak Made Febri Purnama Sari, mengatakan peningkatan tren kuliah PJJ karena mahasiswanya bukan hanya dari Bali. Ada juga mahasiswa dari luar Bali, bahkan sekarang sudah merambah pada pekerja yang ada di luar negeri. Mereka ingin melanjutkan pendidikannya tanpa meninggalkan pekerjaan, sehingga PJJ sebagai solusinya.

"Ketika mereka sudah bekerja, mereka sudah memiliki kemampuan secara teknis untuk bekerja namun mereka tidak memiliki gelar secara akademisi, mereka memilih program PJJ," jelasnya.

Tidak ada syarat khusus bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti program kulian PJJ, bahkan juga tidak ada batasan usia. Rata-rata mahasiswa di PJJ Manajemen FEB Undiknas ini berusia 19-50 tahun.

Jadi, bagi yang berminat disarankan langsung mengunjungi website Undiknas, dan memilih program studi PJJ. Calon mahasiswa tinggal menyesuaikan syarat dan ketentuan. Namun yang paling umum itu adalah harus menyiapkan berkas kelulusan dari strata sebelumnya.

Editorial Team

Related Article