Karangasem, IDN Times - Kisah pilu menyelimuti keluarga Ni Komang Dewantari (31), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia di Turki, Dewantari sempat menghubungi keluarga dan menyampaikan keinginannya untuk pulang ke Bali.
Komunikasi terakhir itu terjadi pada 22 Desember 2025. Dalam sambungan telepon dengan suami dan keluarga, Dewantari mengaku tidak betah bekerja di Turki. Ia juga merindukan kedua anaknya yang masih sekolah dasar (SD).
Bagi keluarga, percakapan tersebut kini menjadi kenangan terakhir yang begitu membekas. Setelah panggilan itu, Dewantari tidak bisa dihubungi lagi. Nomor ponselnya mendadak tidak aktif, hingga kabar duka datang dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki.
Paman korban, I Wayan Guntur, mengatakan pihak keluarga menerima informasi resmi pada 25 Desember 2025, bahwa keponakannya itu ditemukan meninggal dunai.
"Dalam laporan KBRI, keponakan saya (Dewantari) ditemukan telah meninggal dunia di bibir pantai di wilayah Turki,“ ungkap Wayan Guntur, Senin (12/1/2025).
