Tabanan, IDNTimes-Alat pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang dimiliki RSUD Tabanan mengalami kerusakan sejak 1,5 tahun lalu. Kerusakan ini menyebabkan pasien yang memerlukan pemeriksaan MRI dirujuk ke RS lain.
Direktur Utama RSUD Tabanan, dr I Gede Sudiarta menjelaskan alat MRI yang dimiliki ini merupakan bantuan Kementerian Kesehatan pada 2009 saat wabah flu burung. Setelah digunakan lebih dari satu dekade, alat ini rusak beberapa kali dan diperbaiki. Namun saat ini tidak dapat difungsikan lagi.
"Saat ini alatnya sudah rusak berat, sehingga terpaksa komponennya dibongkar dan dilelang," ujarnya, Selasa (9/10/2026).
