Denpasar, IDN Times - Setelah peresmian proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Jembrana oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bergerak ke eksekusi proyek.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menjelaskan PLTS ini tidak hanya dibangun di Kabupaten Jembrana. Tetapi juga akan dibangun di Kabupaten Buleleng. Ia menargetkan proyek energi bersih tersebut minimum 1000MW (megawatt) dengan luas lahan 700ha (hektare). Kawasan Jembrana menggunakan lahan 350 hektare, dan Buleleng 350 hektare.
“PLTS 1000MW sedang proses perizinan sekarang,” ujar Koster di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, pada Senin (21/9/2026).
