Nusa Penida, IDN Times - Nusa Penida merupakan bagian dari Coral Triangle, telah ditetapkan sebagai Mission Blue Hope Spot karena keanekaragaman hayati lautnya yang luar biasa dan memiliki arti penting secara global. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Coral Triangle Center (CTC), Rili Djohani, saat melakukan Nusa Penida Clean-Up Action yang diselenggarakan oleh CTC, 4ocean Foundation, dan Konsulat Jenderal Australia pada Sabtu lalu, 6 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia.
Kegiatan tersebut penting dilakukan di Nusa Penida bukan sekadar persoalan berapa banyak sampah yang dikumpulkan. Selama di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, kegiatan ini merupakan respons terhadap tantangan sampah laut yang terus mengancam ekosistem pesisir dan laut. Nusa Penida masih menghadapi permasalahan penumpukan sampah plastik dan berbagai jenis sampah lainnya di wilayah pesisir maupun habitat laut, khususnya saat musim angin barat.
"Apa yang terjadi di Nusa Penida tidak hanya berdampak bagi Bali atau Indonesia, tetapi juga terhadap kesehatan laut dunia. Kegiatan hari ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan upaya kolaboratif yang menghubungkan konservasi pesisir, laut, dan bawah laut dengan edukasi serta keterlibatan masyarakat,” ujarnya.
