Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 17 Maret 2026, Baik Menanam Sirih
Ilustrasi tanaman sirih (Unplash/Muhammad Alhanul Fikri)
  • Pada 17 Maret 2026, kala gumarang turun dianggap hari baik untuk menanam sirih dan tembakau, namun tidak disarankan membuat bibit.
  • Hari Agni agung doyan basmi cocok untuk membakar gerabah atau bata, tetapi tidak baik untuk membangun rumah karena sifatnya panas.
  • Taliwangke menjadi hari baik memperbaiki pagar dan tali pengikat padi, sementara kegiatan menenun atau membuat tali ternak sebaiknya dihindari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Ramalan hari baik menurut kalender Hindu Bali pada tanggal 17 Maret 2026, yang menentukan kegiatan yang disarankan dan dihindari berdasarkan perhitungan tradisional.
  • Who?
    Masyarakat Hindu Bali yang menggunakan Kalender Bali Digital untuk mengetahui hari baik dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
  • Where?
    Ramalan ini berlaku bagi umat Hindu di Bali dan wilayah lain yang mengikuti sistem penanggalan serta tradisi keagamaan Bali.
  • When?
    Penentuan hari baik ini berlaku pada Selasa, 17 Maret 2026, sesuai dengan perhitungan kalender tradisional Hindu Bali.
  • Why?
    Panduan ini digunakan untuk menyesuaikan kegiatan manusia dengan keseimbangan alam dan spiritualitas agar memperoleh hasil yang dianggap lebih baik secara adat.
  • How?
    Kegiatan dikategorikan melalui nama-nama hari seperti kala gumarang turun, carik walangati, agni agung doyan basmi, dan lainnya, masing-masing menunjukkan aktivitas yang dianjurkan atau dihindari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital yang akan menemani harimu. Ramalan pada Selasa, 17 Maret  2026 ada yang disebut dengan kala gumarang turun adalah hari baik untuk menanam sirih dan tembakau. Namun, tidak baik untuk pembuatan bibit.

Sementara itu, carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Hari baik untuk membakar gerabah

ilustrasi gerabah (pexels.com/fancycrave)

Agni agung doyan basmi merupakan hari baik untuk mulai membakar bata, genteng, gerabah, keramik, tembikar, dan lain-lain. Namun, pada hari yang bersifat panas ini, tidak baik membangun rumah, terutama tidak baik mengatapi rumah karena mudah terbakar.

Dirgahayu adalah hari baik untuk mulai belajar. 

Hari baik untuk membuat alat-alat runcing

ilustrasi pisau dapur (pexels.com/Sternsteiger Stahlwaren)

Kala sudangastra adalah hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing. Gagak anungsang pati merupakan hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat maupun atiwa-tiwa.

Sementara itu, panca prawani merupakan hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu. Purwani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa

Hari baik untuk memperbaiki pagar

ilustrasi pagar besi hitam (vecteezy.com/imrandk)

Taliwangke adalah hari baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau kebun, memperbaiki pagar, dan membuat tali pengikat padi atau benda-benda mati. 

Namun, tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun  dan membuat tali ternak. Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Awidya.

Editorial Team