Comscore Tracker

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!

Jalan-jalan tapi gak punya etika. Gak asyik ah!

Traveling memang jadi pilihan tersendiri untuk melepas penat. Mengunjungi tempat-tempat yang menawarkan pemandangan alam eksotis, adat-istiadat masyarakat setempat, maupun keindahan bangunan bersejarah yang tak lekang oleh waktu sudah pasti menimbulkan decak kekaguman tersendiri.

Tapi sebelum itu, traveling juga bukan sekadar jalan-jalan untuk menghilangkan lelah saja, lho. Tetapi kamu juga harus menjadi sosok yang mampu menjaga tingkah laku dengan baik selama mengunjungi suatu tempat. Lantas, etika apa sajakah yang harus diperhatikan ketika sedang traveling? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Vila Murah di Canggu Bali Dekat Pantai, Mulai Rp135 Ribuan

1. Hargai adat-istiadat dan budaya setempat

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!ilustrasi kesenian daerah (pexels.com/Aditya Agarwal)

Pernahkah kamu mendengar peribahasa “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya?” Secarik nasihat pepatah tersebut mengungkapkan, bahwa setiap tempat pasti memiliki karakteristiknya masing-masing. Baik itu dari segi kebiasaan, bahasa, maupun kebudayaan dan adat istiadat setempat.

Menjadi seorang traveler, satu etika penting yang wajib diperhatikan adalah mampu menghargai adat istiadat, budaya, dan segala hal yang melekat pada masyarakat lokal. Bagaimanapun keberadaan kamu di situ tidak lebih dari seorang tamu. Jadi sudah keharusan bagi kamu untuk menghormati segala hal yang melekat pada tuan rumah.

Baca Juga: 10 Tempat Sewa Motor di Bali, Mulai Rp35 Ribu per Hari

2. Mematuhi peraturan yang ada

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!ilustrasi traveling (pexels.com/Vanessa Garcia)

Mematuhi peraturan pada kenyataannya masih menjadi tantangan tersendiri. Baik itu peraturan di lingkungan tempat tinggal maupun lingkup dunia kerja. Tapi tahukah kamu, peraturan tidak hanya menyangkut dua hal tersebut, lho.

Ketika ketika traveling pun kamu akan dipertemukan dengan beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung.

Ini menjadi etika penting yang harus diterapkan ketika kamu sedang traveling ke suatu tempat. Mematuhi peraturan yang ada mencerminkan bahwa kamu adalah orang yang mengerti tata krama. Tidak jarang aturan-aturan itu dibuat juga tujuannya untuk keselamatan para pengunjung itu sendiri.

Baca Juga: Basarnas Imbau Pendaki Gunung di Bali Bawa Peluit

3. Tidak membuang sampah sembarangan

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!IDN Times/Imam Rosidin

Alih-alih membuang pada tempat yang telah disediakan, kamu malah melemparnya ke segala arah. Sikap ini bakal merugikan banyak orang dan sangat mencemari lingkungan.

Tata cara dalam membuang sampah merupakan etika penting yang wajib diterapkan ketika traveling. Jangan sampai keegoisan kamu telah merusak keindahan alam atau bangunan-bangunan bersejarah yang dianggap penting. Sebaiknya bawalah dan kantongi sampah itu, lalu buanglah ketika menemukan tempat sampah. 

4. Menggunakan fasilitas umum secara bijak

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!ilustrasi bilik toilet umum (pexels.com/Lisa Fotios)

Tempat wisata juga menyediakan berbagai fasilitas umum imtil memudahkan pengunjung. Tapi sayangnya, tidak semua pengunjung mampu memanfaatkan keberadaan fasilitas tersebut secara bijak.

Bagaimanapun pengunjung di situ bukan hanya dirimu. Fasilitas umum yang mengalami kerusakan oleh ulahmu sendiri, sudah pasti akan mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya. Jadi rawatlah fasilitas umum sebaik mungkin meskipun tidak ada orang yang melihatnya.

5. Tidak melakukan kegiatan yang berpotensi merusak alam atau tempat-tempat yang dianggap penting

5 Etika Traveling yang Harus Diperhatikan, Gak Asal Liburan!ilustrasi mencoret dinding (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Keasrian alam sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Tapi rupanya ini sering diabaikan ketika traveling. Alih-alih menjaga fasilitas dan keasrian tempat wisata, yang ada malah banyak tangan tak bertanggung jawab justru merusaknya.

Satu kerusakan yang kamu buat sangat merugikan banyak pihak, tak terkecuali masyarakat setempat.

Traveling memang jadi aktivitas yang menyenangkan. Tapi yang perlu diingat, traveling bukan sekadar bersenang-senang, lho. Tetapi juga sebagai ajang untuk menunjukkan etika pribadi. Catat baik-baik, ya!

Mutia Zahra Photo Community Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya