Gubernur Bali Minta Masyarakat Tak Khawatir, Stok BBM Tercukupi

- Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Depo Pesanggaran untuk mengklarifikasi kelangkaan BBM dan menerima permohonan maaf Pertamina.
- Pertamina menyebut keterlambatan pasokan terjadi akibat kendala jangkar kapal pengangkut. Stok BBM dipastikan tersedia hingga dua minggu, dengan depo beroperasi 24 jam.
- Kapal tanker telah memasok 19,2 juta liter Pertalite untuk enam hingga tujuh hari serta 3 juta liter Pertamax untuk tiga hari. Warga diminta menunda pembelian serentak.
Denpasar, IDN Times - Gubernur Bali, Wayan Koster, telah bertemu dengan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, di Depo Bahan Bakar Minyak (BBM) Pesanggaran, Kota Denpasar, pada Selasa (13/10/2026).
Pertemuan itu sebagai wadah klarifikasi dan permohonan maaf Dirut PT Pertamina atas kelangkaan BBM di Bali. Manitri juga menyampaikan penyebab stok BBM terlambat tiba di Bali karena kendala jangka di kapal pengangkut.
Gubernur Bali, Wayan Koster, juga menyampaikan sejumlah poin dalam kasus kelangkaan BBM ini. Ia menyebut bahwa BBM tersedia sampai dua minggu ke depan.
"Pertama yang ingin di-clear-kan ketersediaan BBM ada sampai 2 minggu ke depan. Yang kedua distribusi dari depo ke SPBU itu dilakukan 24 jam, deponya buka 24 jam," papar Koster.
Ia juga menegaskan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Denpasar dan Badung beroperasi selama 24 jam.
"Sehingga dengan demikian, masyarakat diimbau di Denpasar dan Badung ini tidak perlu ramai-ramai sekarang datang ke SPBU," imbuhnya.
Sementara itu, pasokan BBM disebut kembali tiba di Pulau Dewata melalui operasional kapal tanker. Kapal ini memasok terminal BBM di Manggis dan Sanggaran yang sudah tiba, pada Selasa (13/10/2026).
Gubernur Bali dua periode ini menyebutkan pasokan Pertalite tiba pada hari tersebut mencapai 19,2 juta liter. Pihaknya memperkirakan pasokan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam sampai tujuh hari ke depan.
BBM jenis Pertamax disebut akan datang sebanyak 3 juta liter. Koster mengatakan pasokan Pertamax sebanyak itu diperkirakan untuk pemenuhan selama 3 hari ke depan. Ia berpesan pada masyarakat untuk menunda pembelian BBM, agar tidak membeli di saat bersamaan.
"Tidak terus hari ini semua di jam yang sama, sehingga tidak terjadi antrean yang panjang. Jadi aman, gak perlu khawatir karena minyaknya ini ada," tegas Koster.




















