Karangasem, IDN Times- Tangis keluarga pecah ketika proses pembersihan jenazah I Gede Selamet (21), Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Pemuda asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, itu kembali ke rumah dalam kondisi tak bernyawa setelah menjadi korban pembakaran.
Suasana rumah duka sontak berubah haru. Keluarga dan kerabat yang sejak pagi menunggu tak mampu membendung air mata ketika melihat jenazah Gede Selamet dipersiapkan untuk menjalani prosesi pemandian.
Jenazah Gede Selamet kemudian dimandikan sebagai bagian dari prosesi penghormatan terakhir.
Sejumlah keluarga, kerabat, dan warga ikut terlibat dalam prosesi tersebut. Mereka berkumpul di sekitar rumah duka, memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dibawa ke setra.
Sejak pagi, rumah duka memang telah didatangi keluarga, sahabat, hingga rekan-rekan Gede Selamet.
Tak sedikit di antaranya merupakan rekan sesama sopir truk yang selama ini mengenal korban dalam kesehariannya.
"Hari ini dilaksanakan pemakaman jenazah I Gede Selamet di Setra Desa Muncan. Kami berharap, pelalu dapat dihukum seberat-beratnya. Setimpal dengan perbuatan keji ke keluarga kami," ujar seorang keluarga Gede Selamet, Wayan Sudarka, Sabtu (3/10/2026).
