- Napi tungkalikanne Kaja (apa lawan kata dari Utara)? Jawabannya adalah kelod (Selatan);
- I bli suba tegeh nanging tiang enu (kakak sudah tinggi, tetapi saya masih)? Jawabannya adalah endep atau pendek;
- Putu Majujuk di kiwa, Made majujuk di (Putu berdiri di kiri, Made berdiri di)? Jawabannya tengen yang artinya kanan;
- Komang awakne gede, nanging Ketut awakne (Komang tubuhnya besar, tetapi Ketut tubuhnya)? Jawabannya adalah cenik atau kecil;
- Napi tungkalikanne belog (apa lawan kata bodoh)? Jawabannya adalah dueg atau pintar;
- Dadi murid harus jemet melajah tusing dadi (jadi murid harus rajin belajar tidak boleh)? Jawabannya adalah lengit atau malas;
- Napi tungkalikanne menyi (apa lawan kata kotor)? Jawabannya adalah tedas atau bersih.
Contoh Soal Bahasa Bali Kelas 2 SD

Pembelajaran Bahasa Bali di tingkat sekolah dasar (SD) memegang peran penting dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah sejak usia dini. Bagi siswa kelas 2 SD, soal-soal Bahasa Bali dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan sesuai tingkat perkembangan mereka.
Ada beberapa materi yang diajarkan di kelas 2 SD seperti tungkalikan atau lawan kata, adan ubuh-ubuhan atau nama hewan peliharaan, adan woh-woohan atau nama tumbuh-tumbuhan, dan kruna wilangan atau kata bilangan. Jika sedang mencari soal latihan Bahasa Bali kelas 2 SD, kamu sudah berada di artikel yang tepat. Berikut beberapa contoh soalnya.
1. Tungkalikan atau lawan kata

ilustrasi murid (pixabay.com/PublicDomainPictures ) Berikut adalah contoh soal Bahasa Bali tungkalikan atau kruna nungkalik:
2. Adan ubuh-ubuhan atau nama hewan peliharaan

Anjing Klee Kai Alaska mirip dengan Siberian Husky. (Pixabay.com/Lazyboness) Hewan dalam Bahasa Bali disebut buron. Sedangkan ubuh-ubuhan adalah hewan yang bisa dipelihara di rumah. Tidak semua hewan atau buron bisa jadi hewan peliharaan. Berikut contoh soal tentang ubuh-ubuhan atau hewan peliharaan:
- Ubuhan ane ikuhne buntut tuah (hewan peliharaan yang ekornya buntut adalah)? Jawabannya kambing;
- Siap ane ikutne buntut maadan (ayam yang ekornya buntut bernama)? Jawabannya adalah siap sangkur (jenis ayam sangkur);
- Ubuhan ane idup di telagane maadan (hewan peliharaan yang hidupnya di kolam adalah)? Jawabannya adalah be atau ikan;
- Krama Baline liunan tusing ngajeng be (masyarakat Bali kebanyakan tidak makan daging)? Jawabannya adalah sampi atau sapi;
- Nuju upacara adat ring Bali ketah nampah (setiap upacara di Bali biasanya menyembelih)? Jawabannya adalah celeng atau babi.
- Napi ubuhan ane mataluh (hewan peliharaan apa yang bertelur)? Jawabannya siap (ayam) dan kedis (burung);
- Napi ubuhan sane munyine kukuruyuk (hewan peliharaan apa yang suaranya kukuruyuk)? Jawabannya adalah siap atau ayam;
- Napi ubuhan sane ngongkong (hewan peliharaan apa yang menggongong)? Jawabannya adalah kuluk atau anjing.
Berikut adalah soal tentang adan panak buron atau nama anak hewan, yaitu:
- Panak siap maadan (anak ayam disebut)? Jawabannya adalah pitik;
- Panak bebek maadan (anak bebek disebut)? Jawabannya adalah memeri;
- Panak bangkung maadan (anak babi disebut)? Jawabannya adalah kucit;
- Panak sampi maadan (anak sapi disebut)? Jawabannya adalah godel;
- Panak kambing maadan (anak kambing disebut)? Jawabannya adalah wiwi;
- Panak jaran maadan (anak kuda disebut)? Jawabannya adalah bebedag;
- Panak bikul maadan (anak tikus disebut)? Jawabannya adalah nyingnying;
- Panak cicing atau kuluk maadan (anak anjing disebut)? Jawabannya adalah konyong;
- Panak meng maadan (anak kucing disebut)? Jawabannya adalah tai;
- Panak bojog maadan (anak monyet disebut)? Jawabannya adalah apa;
3. Adan woh-wohan atau nama tumbuh-tumbuhan

Ilustrasi pohon kelapa. (Unsplash.com/Tyler Devine) Woh-wohan adalah tumbuh-tumbuhan. Berikut adalah soal Bahasa Bali yang berhubungan dengan woh-wohan atau tumbuh-tumbuhan:
- Kayu ane uli punyan nyuh maadan (kayu yang berasal dari pohon kelapa disebut)? Jawabannya adalah seseh;
- Kayu ane uli punyan jaka maadan (kayu yang berasal dari pohon jaka disebut)? Jawabannya adalah ketewel;
- Kayu ane uli punyan nangka maadan (kayu yang berasal dari pohon nangka disebut)? Jawabannya adalah uyung;
- Kayu ane uli punyan teges maadan (kayu yang berasal dari pohon jati)? Jawabannya adalah kayu jati;
- Don jaka ane wayah maadan (daun pohon jaka yang tua disebut)? Jawabannya adalah ron;
- Buah nyuh ane nguda maadan (buah kelapa yang muda disebut)? Jawabannya adalah bungkak;
- Ane biasa anggon tape, umbin (yang biasanya digunakan untuk tape adalah umbi)? Jawabnnya adalah sela sawi atau singkong;
- Bawang ane putih maadan (bawang yang putih disebut)? Jawabannya adalah kesuna atau bawang putih.
4. Kruna wilangan atau kata bilangan

Ilustrasi angka 29. (Pixabay.com/Peggy_Marco) Kruna wilangan atau kata bilangan adalah termasuk pengetahuan dasar yang wajib diketahui karena sering digunakan sehari-hari. Berikut adalah contoh soal yang berhubungan dengan kruna wilangan atau kata bilangan:
- Atiban makelone… bulan (satu tahun lamanya… bulan)? Jawabannya adalah roras (12);
- Aminggu makelone kudang dina (seminggu lamanya berapa hari)? Jawabannya adalah pitung dina atau tujuh (7) hari;
- Pipise duang dasa lima (25) maadan (duit 25 disebut)? Jawabannya selae;
- Duang dasa teken besik maadan (dua puluh ditambah satu disebut)?Jawabannya adalah salikur;
- Selae juanga adasa nu buin (dua puluh lima diambil sepuluh sisa)? Jawabannya adalah limolas atau lima belas;
- Nem likur tulisanne 26;
- Setiman tulisanne 75, setiman juga disebut dengan telung benang.
Berikut adalah satuan ukur dalam Bahasa Bali:
- Biu (pisang) aijas;
- Base (daun sirih) abidang;
- Nyuh (kelapa) abungkul;
- Tikeh (tikar) abidang;
- Kedis (burung) aukud;
- Lidi (lidi) akatih;
- Buluan (rambutan) aronce.
Berikut adalah contoh soal tentang satuan ukuran yang tidak pasti:
- Demen atine mancing … maan be (senang memancing… maan be)? Jawabannya adalah liu atau banyak;
- I Made ngajak timpal … mulih ke jumahne (I Made mengajak teman … pulang ke rumahnya)? Jawabannya adalah abanjar atau banyak sekali;
- Matiang kerane, suba … yeh telagane (matikan kerannya, sudah … air telaganya)? Jawabannya adalah bek atau banyak;
- Tuah minum tuak …, Made suba punyah (wah cuma minum tuak … , Made sudah mabuk)? Jawabannya adalah akacritan atau sangat sedikit.
Soal Bahasa Bali kelas 2 SD di atas akan membantu buah hati saat menjawab soal ujian akhir semester. Selain untuk belajar menjawab soal, bisa untuk menambah perbendaharaan kosakata Bahasa Bali.



















