Denpasar, IDN Times - Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali, berdampak kepada masyarakat. Antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) membuat Ayu Suci, pengemudi ojek online, kelelahan.
“Jujur saja itu sangat melelahkan bagi saya. Kita sudah seharian fokus on bid. Kita cari uang untuk kehidupan kita kan. Nah, tiba-tiba BBM sulit, kita harus mengantre lagi,” tutur Ayu kepada IDN Times, Jumat (16/10/2026).
Ibu tiga anak ini berkata badannya sangat pegal setelah lima jam lebih antre BBM. Tiga hari lalu, Ia akhirnya mendapat giliran mengisi bensin jam 4 dini hari waktu Bali.
“Ngantre sampai lima jam sampai pagi yang harusnya kita istirahat, tapi malah seperti itu. Aduh! Lelah luar dalam,” keluhnya.
