Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata Tabanan Naik 50 Persen
DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)
  • Kunjungan wisatawan ke berbagai DTW di Tabanan naik 50 persen selama libur panjang Idul Fitri dan Nyepi 2026, terutama di Ulun Danu Beratan dan Tanah Lot.
  • DTW Ulun Danu Beratan mencatat lonjakan hingga 2.009 pengunjung per hari sejak 20 Maret 2026, dengan rata-rata kunjungan harian meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding hari biasa.
  • DTW Tanah Lot juga mengalami peningkatan signifikan hingga hampir dua kali lipat, didominasi wisatawan domestik yang datang mandiri, sementara fasilitas tetap mampu menampung lonjakan pengunjung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke tempat wisata di Tabanan. Katanya naik banyak, sampai lima puluh persen. Di Ulun Danu Beratan dan Tanah Lot jadi ramai sekali. Banyak yang datang pas libur Idul Fitri dan Nyepi. Orang-orang jalan-jalan, lihat pemandangan, nonton joget juga. Sekarang tempatnya masih ramai tapi parkirnya cukup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDNTimes- Kenaikan kunjungan wisatawan sebanyak 50 persen terjadi disejumlah daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan. Kenaikan ini terjadi sejak akhir pekan lalu karena adanya libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi 2026

Berdasarkan data, peningkatan kunjungan hingga 50 persen ini terjadi di DTW Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti dan DTW Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Peningkatan ini terjadi khususnya pada jumlah kunjungan wisatawan domestik.

1. Kunjungan ke DTW Ulun Danu Beratan mencapai 2.009 orang per hari

DTW Ulun Danu Beratan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Manajer DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika mengatakan, kunjungan mulai meningkat sejak 20 Maret 2026. Pada hari normal, rata-rata kunjungan itu sekitar 600 orang per hari.

"Namun mulai libur panjang, kunjungan mencapai 1.000 orang per hari. Data terakhir yaitu Senin (23/3/2026), kunjungan mencapai sekitar 2009 orang per hari," katanya, Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan data dari DTW Ulun Danu Beratan kunjungan wisatawan semenjak libur panjang rata-rata di atas 1.000 orang perhari dengan rincian:

  • 20 Maret 2026: 1.120 orang

  • 21 Maret 2026: 1.688 orang

  • 22 Maret 2026: 1.737 orang

  • 23 Maret 2026: 2009 orang

2. Meningkat di atas 50 persen

DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Mustika melanjutkan, presentase kenaikan kunjungan ini mencapai 50 persen lebih. Ia memperkirakan trend kenaikan kunjungan terjadi hingga akhir Maret 2026 selama masa libur sekolah.

"Tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, kunjungan tahun sekarang sedikit lebih rendah. Pada periode yang sama di 2025, kunjungan sempat menyentuh angka 2.100 wisatawan per hari hingga menyebabkan area parkir penuh. Tahun ini, kapasitas parkir masih mencukupi," kata Mustika.

Menurut Mustika, penurunan tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi global, termasuk dampak ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, serta masih masuknya periode low season pariwisata.

Kenaikan kunjungan sebanyak 50 persen juga terjadi di DTW Tanah Lot. Kadiv Promosi dan Pengembangan I Wayan Sanjaya Tampi, menyebutkan lonjakan kunjungan mulai terasa sejak Jumat (20/3) dengan 2.922 wisatawan, kemudian meningkat menjadi 4.321 orang pada Sabtu (21/3).

Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata kunjungan harian sebelumnya yang hanya sekitar 1.400 orang.

3. Kunjungan DTW Tanah Lot didominasi wisatawan domestik

DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Sanjaya menjelaskan, mayoritas pengunjung ke DTW Tanah Lot merupakan wisatawan domestik yang datang secara mandiri menggunakan kendaraan pribadi. Ia memperkirakan, jumlah kunjungan masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Sanjaya, meski terjadi lonjakan wisatawan secara signifikan, kondisi di lapangan masih terbilang terkendali. Fasilitas penunjang seperti area parkir, masih mampu menampung kendaraan wisatawan tanpa perlu penambahan personel atau rekayasa khusus.

Sementara untuk menambah daya tarik pengunjung, pengelola Tanah Lot juga menghadirkan hiburan seni berupa pertunjukan joget di panggung budaya setiap sore selama libur berlangsung. Wisatawan yang berkunjung ke DTW Tanah Lot, tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga suguhan budaya Bali.

Editorial Team