Kerusakan rumah warga dampak gempa Karangasem. (Dok. IDN Times/Istimewa )
Made Rista merasa khawatir ketika gempa susulan yang terus terjadi selama dua hari. Warga yang tinggal di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem ini bercerita, situasinya serupa dengan peristiwa tahun 2017 lalu, atau ketika Gunung Agung mengalami kenaikan aktivitas.
"Gempa beruntun ini sempat bikin khawatir, karena kejadiannya hampir mirip dengan tahun 2017 lalu. Bisa dikatakan kami masih trauma. Karena saat itu setiap hari kami juga merasakan gempa," jelas Made Rista, Kamis (15/12/2022).
Dirinya khawatir gempabumi yang terjadi ini ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Agung. Pascagempa, ia terus memantau situasi melalui grup kebencanaan.
"Kemarin akhirnya ada informasi gempa ini tidak ada hubungannya dengan Gunung Agung, jadi agak lega. Tapi masih waspada juga, karena gempanya ini sudah dua hari beruntun," katanya khawatir.