Ruang isolasi RSUD Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Pihak RSUD Tabanan dan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Tabanan bidang kesehatan telah melakukan penelusuran kontak erat, untuk memastikan darimana DAS terpapar COVID-19. Dari hasil penelusuran tersebut, DAS pernah merawat pasien COVID-19.
"Tetapi kepastian di mana ia terpapar masih ditelusuri. Kami sudah lakukan tracing dan testing kontak erat almarhumah di lingkungan RSUD Tabanan. Hasilnya semua negatif COVID-19," terang Susila.
Sementara itu Sekretaris Satgas Penanggulangan COVID-19 Tabanan, I Gede Susila, juga membenarkan ada seorang tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Tabanan meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Ia berharap seluruh masyarakat semakin disiplin mengikuti protokol kesehatan (Prokes) COVID-19.
"Kita tidak boleh abai ini, harus seluruhnya ikut mengatasi," tegasnya.