Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 29 Agustus 2025, Cocok Membuat Aturan

ilustrasi hukum (pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi hukum (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Intinya sih...
  • Hari baik 29 Agustus 2025 menurut Hindu Bali cocok untuk membuat aturan dan undang-undang
  • Juga cocok membangun rumah, membuat alat berdagang, dan melakukan gotong royong
  • Beberapa hari baik lainnya termasuk untuk mulai mengambil atau memelihara ternak serta membuka lahan pertanian baru
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada berbagai ramalan hari baik, menurut Hindu Bali dalam Kalender Bali Digital. Misalnya pada Jumat, 29 Agustus 2025 ada hari yang disebut dengan dauh ayu. Ini adalah hari baik untuk membuat awig-awig, peraturan atau undang-undang. Hari ini juga baik untuk membangun. 

Sementara, hari banyu urug merupakan hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Penasaran gimana ramalan hari baik lainnya? Yuk langsung saja baca selengkapnya di bawah ini ya.

Baik membangun rumah

ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)

Bagi kamu yang ingin membangun rumah, selamat ya. Karena ada hari dewasa ngelayang merupakan hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. 

Ada juga hari kala upa merupakan hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru.

Baik membuat alat berdagang

ilustrasi berdagang(pexels.com/Erik Scheel)
ilustrasi berdagang(pexels.com/Erik Scheel)

Sedana yoga adalah hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan mulai berjualan karena akan murah rejeki. 

Ada pantangan dalam hari pepedan yakni tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Sampi gumarang munggah merupakan hari yang tidak baik menanam padi dan jagung.

Baik untuk gotong royong

Ilustrasi gotong royong memungut sampah. (Pexels.com/Anna Shvets)
Ilustrasi gotong royong memungut sampah. (Pexels.com/Anna Shvets)

Semut sedulur merupakan hari baik untuk melaksanakan gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, dan membentuk perkumpulan. 

Namun pada hari semut sedulur, tidak baik mengubur atau membakar mayat. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Sadayatana.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us