Apa kamu sedang merasa sangat lelah secara emosional padahal seharian cuma rebahan sambil scrolling medsos? Tiap mendengarkan teman curhat atau sekadar baca berita sedih di timeline, rasanya energi kamu langsung terkuras habis sampai gak tersisa.
Kelelahan yang ekstrem ini sifatnya batin, bukan sekadar fisik, lho. Kalau kondisi ini terus berulang dan bikin kamu jadi mati rasa sama sekitar, bisa jadi ini adalah ciri kamu mengalami empathy burnout.
Masalahnya, kalau kondisi ini gak segera diatasi, kamu bakal semakin menjauh dari kehidupan sosial dan berisiko merusak hubungan sama orang-orang terdekat. Kamu bisa berubah jadi sosok yang sinis, gampang emosi, atau bahkan kehilangan jati diri sebagai orang yang dikenal peduli.
Masa mudamu yang seharusnya asyik untuk eksplorasi malah terasa berat karena terus-terusan menanggung beban mental yang gak kelihatan. Biar hal itu gak kejadian, kenali tanda-tandanya lebih dalam supaya kamu bisa cepat ambil langkah pemulihan!
