Kawasan di Kabupaten Badung (IDN Times/Irma Yudistirani)
'Daftar buruk' pada tahun 2019 itu membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kala itu harus mengeluarkan Surat Permohonan Dukungan Nomor 556/4386/II/Dispar kepada para pelaku industri pariwisata di Bali. Surat ini berisi imbauan agar para industri pariwisata meminta tamu atau wisatawannya agar mengunggah foto maupun video di media sosial (Medsos) mengenai citra Bali yang positif. Seperti pantai bersih, lingkungan asri, taman hotel ditata dengan baik, masyarakat Bali yang ramah, hingga kearifan lokal lainnya.
Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali kala itu, Ray Suryawijaya, merasa berita ini sangat memprihatinkan bagi kepariwisataan. Menurutnya tidak tepat jika Bali overtourism.
"Ini berita yang memprihatinkan kepada kepariwisataan. Jadi, alasannya tidak tepat Bali over wisatawan yang datang," kata Suryawijaya pada Selasa, 19 November 2019 lalu.
Pemerintah juga menargetkan peningkatan wisatawan minimal 10-20 persen setiap tahun. Hasil ini, menurutnya sebagai pertanda bahwa kondisi di Bali masih bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (wisman).
Namun ia mengakui, pariwisata di Bali juga ada permasalahan seperti infrastruktur untuk mengatasi kemacetan, sampah, dan keamanan. Tetapi, katanya, Pemrov Bali sudah proaktif untuk memperbaiki hal itu. Satu di antaranya pembangunan shortcut atau jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani untuk menghubungkan Bali Selatan dan Bali Utara.
Kabar ini juga mengundang reaksi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) kala itu, Wishnutama Kusubandio. Menurutnya pemberitaan tersebut hanya bisa-bisanya media itu saja karena destinasi wisata di Bali masih sangat layak dikunjungi, dan potensinya banyak. Ia juga menyatakan, pihak pemerintah terus berbenah diri.
"Pasti kita berbenah diri. Tetapi kan yang namanya media (Fodor's) kadang-kadang perlu (Pembaca). Gara-gara bikin berita itu kan kalian pada baca semua, yang tadinya tidak pada baca. Kan itu taktiknya dia untuk dibaca," kata Wishnu pada Jumat, 22 November 2019.