Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Arus Laut Renggut Nyawa Warga Tabanan di Pantai Yeh Bakung
Warga Selemadeg Barat ditemukan meninggal setelah terseret arus saat memasang jaring di laut (Dok. Polres Tabanan)
  • I Nyoman Wiratmaja (59), warga Desa Lalanglinggah, diduga terseret arus kuat saat memasang jaring ikan di Pantai Yeh Bakung, Tabanan, Selasa malam.
  • Saksi melihat korban menuju arah barat dengan cahaya senter, tetapi korban tidak merespons panggilan dan tidak ditemukan oleh penjaring lain maupun di rumahnya.
  • Setelah pencarian, warga menemukan korban meninggal di Pantai Mekayu pada Rabu pagi; polisi, BPBD, Satpolairud, dan tenaga medis menangani kejadian tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Seorang warga Banjar Dinas Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, I Nyoman Wiratmaja (59), terseret arus di Pantai Yeh Bakung pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Saat kejadian, korban sedang memasang jaring ikan.

Wiratmaja diduga terseret arus laut yang kuat hingga menghilang ke tengah laut. Pencarian dilakukan pada malam itu dan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (30/9/2026) pagi.

1. Saksi sempat melihat korban memasang jaring

Pencarian warga Selemadeg Barat yang terseret arus saat memasang jaring (Dok. Polres Tabanan)

Berdasarkan keterangan saksi, pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 19.15 Wita, korban berangkat ke Pantai Yeh Bakung untuk memasang jaring. Di lokasi, korban bertemu dengan saksi Gusti Ngurah Made Sukame yang juga sedang mempersiapkan jaring.

"Saksi Sukame ini sempat melihat korban pergi ke arah Barat dan sempat melihat ada cahaya senter di arah tersebut. Saat itu saksi menduga korban sedang memasang jaring," ujar Kapolsek Selemadeg Barat, AKP Putu Rai Eka Putra, Rabu (30/9/2026).

Namun, saat Sukame memanggil korban, tidak ada sahutan. Sukame kemudian mendekati sumber cahaya senter, tetapi korban tidak terlihat.

2. Korban kemudian dilaporkan hilang saat memasang jaring

Warga Selemadeg Barat ditemukan meninggal setelah terseret arus saat memasang jaring di laut. (Dok. Polres Tabanan)

Sukame kemudian menanyakan keberadaan korban kepada sesama penjaring. Namun, yang bersangkutan mengaku tidak melihat korban. Ia kemudian mendatangi rumah korban dan mendapat informasi dari keluarga bahwa korban belum pulang.

"Dengan fakta-fakta ini, korban diduga terseret arus saat memasang jaring dan hal ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian," kata Eka Putra.

Setelah menerima laporan, tim langsung turun melakukan melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban pada Rabu (30/9/2026) pagi.

"Korban ditemukan oleh warga yang sedang melakukan pencarian di sekitar Pantai Mekayu. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Eka Putra.

3. Korban ditemukan di Pantai Mekayu

Warga Selemadeg Barat ditemukan meninggal setelah terseret arus saat memasang jaring di laut (Dok. Polres Tabanan)

Eka Putra melanjutkan adapun korban ditemukan di pinggir Pantai Mekayu, tepatnya di sebelah selatan SD Negeri 3 Lalanglinggah. Warga yang menemukan kemudian melaporkan temuan ini kepada Polsek Selemadeg Barat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Polisi melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Selemadeg Barat untuk pemeriksaan terhadap jenazah.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dipersiapkan mengikuti prosesi upacara sesuai adat setempat. Dalam penanganan kejadian tersebut, kepolisian juga berkoordinasi dengan BPBD Tabanan dan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tabanan. Eka Putra menambahkan bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article