Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Alasan Kenapa BBM Langka di Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf
Antrean kendaraan roda dua di Jalan Hayam Wuruk, Kota Denpasar, pukul 18.12 Wita, Selasa (10/13/2026). (IDN Times/Yuko Utami)
  • Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada warga Bali atas antrean BBM yang terjadi sejak 8 Oktober 2026 di sejumlah SPBU.

  • Kelangkaan dipicu kendala teknis pada jangkar kapal, sehingga jadwal pasokan yang semula pukul 06.30 mundur hingga sekitar pukul 22.00.

  • Pada 13 Oktober malam, antrean sepeda motor masih mengular di dua SPBU Jalan Hayam Wuruk, bahkan dialihkan ke jalan sekitar untuk mengurangi kemacetan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kelangkaan BBM di Bali memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU, termasuk dua SPBU di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar.
  • Who?
    Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf kepada warga Bali; Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pertemuan di Depo BBM Pesanggaran.
  • Where?
    Antrean terlihat di SPBU Hayam Wuruk dekat Istana Taman Jepun dan dekat Bakso Mas Doel, Kota Denpasar, Bali.
  • When?
    Kelangkaan berlangsung sejak Kamis, 8 Oktober 2026. Permohonan maaf disampaikan Selasa, 13 Oktober 2026; antrean masih terpantau hingga pukul 20.32 Wita.
  • Why?
    Kapal pengangkut mengalami kendala teknis pada bagian jangkar, sehingga jadwal pasokan yang direncanakan tiba pukul 06.30 mundur hingga sekitar pukul 22.00.
  • How?
    Keterlambatan pasokan menyebabkan warga mengantre di SPBU. Di sekitar SPBU dekat Istana Taman Jepun, antrean dipindahkan ke Jalan Merdeka III untuk mengurangi kemacetan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Imbas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali sejak Kamis (8/10/2026) hingga hari ini, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada seluruh warga Bali.

Permohonan maaf itu diucapkan setelah Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan pertemuan di Depo BBM Pesanggaran, Kota Denpasar, pada Selasa (13/10/2026).

"Pertama-tama atas PT Pertamina Persero, saya selaku Direktur Utama menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, khususnya bagi warga Bali atas kejadian antrean yang beberapa hari ini kita alami bersama khususnya di SPBU-SPBU yang berada di wilayah Bali," ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram.com/kosterupdate, Selasa (13/10/2026).

Manitri menyampaikan pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin, menjamin ketersediaan BBM sebagai pasokan energi. Dalam momen itu, Manitri menjelaskan satu penyebab kelangkaan BBM di Bali. Yakni kapal mengalami kendala teknis pada bagian jangkar.

"Sehingga timing atau waktu yang sudah kita siapkan pukul 06.30 pagi itu mundur kurang lebih sampai jam 10 malam," imbuh Manitri.

Ia menegaskan kejadian kelangkaan BBM di Bali, bukanlah sebagai pembenar bagi pihaknya. Manitri berulang kali menyampaikan permohonan maaf sambil menekankan hal terpenting adalah pelayanan untuk masyarakat.

"Jadi untuk kesekian kali, kembali saya ucapkan permohonan maaf," kata dia.

Dari pantauan IDN Times hingga pukul 20.32 Wita, dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Hayam Wuruk tampak menumpuk kendaraan.

Pertama, SPBU Hayam Wuruk di dekat Istana Taman Jepun. Antrean kendaraan roda dua dari lokasi tersebut ke Jalan Merdeka sudah terlihat sejak pukul 18.36 Wita. Warga setempat sampai memindahkan antrean ke Jalan Merdeka III untuk mengurangi kemacetan.

Kedua, SPBU Hayam Wuruk di dekat Bakso Mas Doel juga begitu. Antrean kendaraan roda dua mengular dari lokasi hingga ke Jalan Pandu. Hingga berita ini diterbitkan, kendaraan roda dua terus berdatangan ikut mengantre.

Curated For You

Editorial Team

Related Article