Apakah kamu pernah merasa tidak nyaman, canggung, atau bahkan marah ketika berhadapan dengan orang atau kelompok yang berbeda dari kamu? Apakah kamu pernah membuat asumsi atau penilaian yang tidak adil terhadap orang lain hanya berdasarkan penampilan, identitas, atau latar belakang mereka? Jika ya, maka kamu mungkin memiliki prasangka implisit.
Prasangka implisit adalah sikap atau stereotip, yang tidak disadari dan tidak disengaja, memengaruhi perilaku kita terhadap orang atau kelompok lain. Prasangka implisit dapat berdampak negatif pada keragaman dan inklusi di tempat kerja, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial.
Makanya penting banget untuk mengenali, mengurangi prasangka implisit demi menciptakan lingkungan yang lebih adil dan menghargai perbedaan. Berikut adalah lima strategi yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi prasangka implisit dan meningkatkan keragaman.
