ilustrasi tidur siang (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Tidur siang yang terlalu lama bisa mengganggu pola tidur dan memperparah gejala jetlag. Usahakan untuk tidur siang hanya sebentar, sekitar 20-30 menit saja. Tidur siang yang singkat bisa membantu tubuh beristirahat tanpa mengganggu ritme sirkadian. Jika merasa sangat lelah, coba untuk tidur lebih awal di malam hari agar tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Tidur siang yang singkat dan tidur malam yang cukup bisa membantu tubuh beradaptasi lebih cepat dengan perbedaan waktu.
Mengatasi jetlag di bulan puasa membutuhkan perencanaan dan kebiasaan yang sehat. Mengatur pola tidur sebelum berangkat, tetap terhidrasi selama perjalanan, memanfaatkan cahaya matahari, konsumsi makanan yang sehat dan seimbang, serta menghindari tidur siang terlalu lama adalah beberapa tips yang bisa diterapkan. Sehingga perjalanan di bulan Ramadan bisa tetap nyaman dan ibadah puasa berjalan lancar. Selamat mencoba dan semoga perjalananmu penuh berkah!