Instagram.com/timnas.indonesia
Babak kedua dimulai dengan insiden tabrakan yang melibatkan Witan dengan Nareechan. Kejadian tersebut bermula ketika Witan dengan Nareechan dalam mengejar umpan terobosan Gian Zola dari tengah lapangan.
Pada menit ke-55 Setho sempat dikejutkan dengan tendangan keras Jaroensak Wonggom dari sudut sempit. Untungnya, ia bisa menyelamatkan bola dengan baik sehingga tak terjadi gol.
Akhirnya gawang Setho tembus akibat tandukan Promsupa yang menyambut tendang bebas dekat kotak penalti pada menit ke-57. Thailand U-22 pun sementara unggul 1-0. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama berkat tendangan jarak jauh Sani Riski semenit setelah gol pertama Thailand U-22. Bola yang meluncur deras tak mampu dihalau kiper akibat membentur pemain Thailand U-22.
Osvaldo membuat Indonesia berbalik unggul 2-1 berkat kepiawaiannya menyambut tendangan bebas Luthfi Kamal dari sisi kiri pertahanan Thailand U-22. Gol tersebut disambut suporter Indonesia yang hadir di stadion dengan teriakan “Juara! Juara Juara!”.
Sudah unggul, Indra Sjafri langsung memasukkan Rachmat Irianto di posisi bek menggantikan Witan yang berposisi sebagai pemain depan.
Babak kedua masih dipenuhi pelanggaran-pelanggaran bahkan sempat memicu keributan antar-kedua kesebelasan. Saat Thailand U-22 akan mengambil tendangan bebas, terjadi aksi saling dorong di dalam kotak penalti Indonesia. Kejadian itu sempat membuat wasit menunda pertandingan untuk meredam keributan.