Privat Mbarga. (instagram.com/baliunitedfc)
Dua tim ini pastinya akan membuat Bali United melewati jalur berliku menuju fase grup. Apalagi melihat kiprah Serdadu Tridatu di kompetisi Asia yang kurang baik. Kegagalan demi kegagalan berlaga di kompetisi Asia membuat Bali United mendapatkan julukan 'Badut Asia', baik oleh penggemarnya sendiri maupun insan sepak bola Tanah Air.
Menurut penulis, saat ini pelatih Bali United harus lebih kreatif menjalankan taktik di lapangan. Taktik bola panjang yang memanfaatkan tusukan pemain sayap kerap terbaca oleh lawan, dan membuat Bali United kesulitan melancarkan serangan. Variasi-variasi serangan sangat diperlukan agar memudahkan para pemain depan Bali United menusuk ke area pertahanan musuh.
Pertahanan Bali United yang masih jauh dari ekspektasi penggemar Bali United juga perlu dibenahi. Kedatangan kiper asing, Adilson Maringa, masih belum mampu mengangkat kualitas area pertahanan. Semoga dengan tambahan skuad di lini belakang dari Elias Dolah, mampu memperkuat area yang kerap menjadi sumber kekalahan Bali United di Liga 1 musim lalu.
Untuk masuk ke fase grup ACL 2023, Bali United harus mengalahkan klub Lee Man FC terlebih dahulu. Setelah itu baru menghadapi klub raksasa Jepang, Urawa Red Diamonds. Seterjal apa pun jalannya, kobarkanlah semangat puputanmu bli!