Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Gresik United (hitam). (Instagram.com/perseden_denpasar)
Kekalahan empat kali beruntun yang dialami Perseden membuatnya harus rela turun ke posisi keempat dengan jumlah poin 22, sekaligus gagal melaju ke babak perempat final. Beruntung, Perseden Denpasar masih bertahan di Liga Nusantara. Sebagai pendatang baru di Liga Nusantara 2025/2026, hasil ini tentu tidak terlalu buruk.
Sesuai regulasi Liga Nusantara, dua tim teratas akan masuk ke babak delapan besar. Sedangkan, tim terbawah akan langsung degradasi. Peringkat ke-5 akan melakukan babak playoff untuk menentukan siapa yang akan degradasi.
Persekabpas Pasuruan dan Persiba Bantul menguasai puncak klasemen Grup D dengan masing-masing poin adalah 26 dan 23. Gresik United FC berhasil naik ke posisi tiga setelah mengalahkan Perseden. Waanal Brothers menjadi juru kunci Grup D sekaligus harus degradasi pada Liga musim ini. Sedangkan Persebata Lembata yang berada di posisi kelima Grup D akan menjalani babak playoff.
Walaupun belum berhasil lolos ke babak perempat final, para pemain Perseden Denpasar patut mendapatkan apresiasi tinggi. Dengan label tim pendatang baru, Laskar Catur Muka mampu memberi kejutan di Grup D Liga Nusantara 2025/2026. Perjalanan di musim ini bisa menjadi dasar evaluasi untuk menghadapi musim berikutnya. Selain itu, kekuatan finansial bisa menjadi perhatian yang lebih serius agar siap menghadapi fase grup hingga lolos ke Liga 2. Tetap semangat Laskar Catur Muka!