Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Evaluasi Teco Dari Duet Dolah dan Ariel di Lini Belakang Bali United
Kadek Ariel dan Elias Dolah. (baliutd.com)

Bali United telah sukses mekaloni babak play-off Liga Champions Asia, setelah berhasil menkalukan PSM Makassar lewat drama adu penalti beberapa waktu lalu.

Selanjutnya Bali United harus melanjutkan perjuangan dengan menghadapi klub dari Liga Hongkong, Lee Man FC dan klub raksasa Jepang, Urawa Red Diamons untuk memastikan satu tempat di fase grup Liga Champions Asia.

Ada beberapa hal menarik yang ditampilkan Bali United saat menghadapi PSM Makassar beberapa waktu lalu.

Beberapa pemain menjadi sorotan, misalnya saja pemain muda, Kadek Ariel yang bermain full pada pertandingan pertama maupun kedua saat kontra PSM Makassar.

Kedua, tentu tampilnya pemain asing asal Thailand Elias Dolah, yang langsung memperkuat lini belakang Bali United pada pertandingan kedua. Padahal saat itu Dolah baru beberapa hari tiba di Bali.

Lalu bagaimana evaluasi pelatih, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco dengan duet dua pemain tersebut di lini belakang Bali United?

1. Kadek Ariel berani 'berduel' dengan striker asing, cerdas dalam menghalau bola

Kadek Ariel. (baliutd.com)

Teco melihat Kadek Ariek sebagai potensi yang cukup menjanjikan. Dengan usia yang masih muda yakni 18 tahun, sudah mulai berkembang menjadi pemain yang lebih matang dalam mengawal lini belakang Bali United.

Menurut Teco, Kadek Ariel berani berduel dengan striker asing. Demikian halnya saat berhadapan dengan pemain lokal, Kadek Ariel memiliki kecepatan.

Potensi Kadek Arel ini cukup menjanjikan dengan usia yang terbilang muda sudah mulai berkembang menjadi lebih matang.

Kadek Arel berani berduel dengan striker asing maupun menghadapi pemain lokal yang memiliki kecepatan dan akurasi umpan yang matang. 

Dalam beberapa kesempatan jelas terlihat, pemain kelahiran tahun 2005 itu disiplin menjaga lini pertahanan dan memiliki akurasi dalam menghalau bola dari lawan.

“Kadek Arel pemain yang memiliki kualitas sebagai seorang pemain muda. Dia berani dan kuat menghadapi pemain striker asing. Dia salah satu talenta berpotensi milik Bali United,” jelas Teco, Jumat (16/6/2023).

2. Dolah bermain disiplin di lini belakang, persulit lawan membangun serangan ke kotak penalti

Elias Dolah. (baliutd.com)

Pemain lain yang menjadi sorotan tentu partner dari Kadek Ariel di lini belakang Bali United, Elias Dolah.

Pemain asing asal Thailand itu sukses menjalankan perannya, dalam mengawal lini belakang Bali United selama 72 menit pada pertandingan kedua menghadapi PSM.

Meski hanya menjalani dua latihan sebelum melakoni debutnya bersama Serdadu Tridatu, Teco menilai penampilannya sudah sangat baik.

Kedisiplinannya di lini belakang, membuat pemain lawan sulit mengembangkan permainan. Hingga kecepatan yang dimiliki para pemain PSM, belum cukup untuk bisa masuk merangsek ke kotak penalti Bali United.

“Dia (Dolah) terlihat bagus walau hanya ikut 2 latihan dan bisa main untuk lawan PSM, tim juara liga 1 terakhir. Dia baru datang dari libur dan belum banyak untuk latihan fisik. Akhirnya di pertandingan tidak bisa bermain waktu penuh dan digantikan Ryuji yang juga bermain bagus,” ungkap Teco.

Dilihat dari pertandingan debutnya, Elias Dolah diperkirakan akan cepat beradaptasi dengan Liga Indonesia. Mengingat keadaan di Thailand tidak begitu berbeda jauh dengan Indonesia.

3. Dolah perkuat Timnas Thailand

Elias Dolah. (baliutd.com)

Elias Dolah setelah menjalani debut bersama Bali United, langsung mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Thailand. Tim Gajah Putih, akan melakoni laga FIFA Match Day menghadapi Taiwan dan Hongkong.

“Semoga dengan agenda bersama Thailand, dia (Dolah) bisa perbaiki kondisi fisik untuk bisa lebih siap buat tanding tanggal 1 Juli lawan PSS Sleman,” ungkap Teco.

Tim asuhan Mano Polking itu akan melawan Taiwan di Stadion nasional Kaohsiung pada 16 Juni 2023 dan melawan Hongkong pada 19 Juni di Stadion Hongkong.

Setelah memperkuat Timnas Thailand, Dolah akan kembali ke Bali untuk bersiap memulai kompetisi Liga 1 Indonesia yang akan digelar pada awal Juli 2023. Serta tentunya babak play off lanjutan Liga Champions Asia.

Editorial Team