Persik Kediri VS Bali United. (Instagram.com/baliunitedfc)
Pertandingan antara Bali United menghadapi Persik Kediri berlangsung menarik sejak menit awal. Persik Kediri sebagai tim tamu, bermain terbuka untuk meladeni Bali United yang kembali tampil di hadapan ribuan pendukungnya.
Pada babak pertama, Bali United awalnya mampu mendominasi permainan. Sejumlah peluang tercipta. Namun hingga pertengahan babak pertama striker andalan Bali United, Iilja Spasojevic dan Privat Mbarga belum berhasil menjebol gawang Persik Kediri.
Gol baru tercipta pada menit ke-41. Umpan mendatar dari Spasojevic, berhasil dimaksimalkan menjadi gol lewat tendangan dari Eber Bessa. Skor 1-0 untuk Bali United bertahan hingga akhir babak pertama.
Pada babak kedua, Persik Kediri bermain lebih terbuka. Tim tamu yang memainkan pemain cepat, berinisiatif bermain terbuka. Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra, melakukan upaya penyegaran. Yaitu mengganti Kadek Agung dengan Sidik Saimima, namun hal itu belum begitu efektif. Sehingga lini tengah berhasil dikuasai Persik.
Alhasil Persik mampu mendominasi permainan, dan terus menggempur lini pertahanan Bali United. Petaka bagi Bali United terjadi di penghujung babak kedua. Elias Dolah yang mencoba melakukan clearance di area kotak penalti berbuah pelanggaran dan menjadi penalti bagi tim tamu.
Ferinando Pahabol yang melaksanakan eksekusi penalti berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak tambahan waktu babak kedua. Skor 1-1 harus dibagi untuk kedua tim yang membuat keduanya memperoleh 1 poin.
"Ya, pertandingan kali ini hasil kurang bagus. Kami di babak pertama mampu unggul satu gol dan di babak kedua seharusnya bisa minimal jadi dua gol kalau bisa konsentrasi penuh. Mereka (Persik) juga punya fighting spirit yang bagus untuk bisa cetak gol di akhir babak kedua,” ungkap Teco, Selasa (8/8/2023).