ilustrasi seseorang yang sedang mengobrol dengan teman (pexels.com/Julia Larson)
Selain berimbas langsung pada profit perusahaan, pendekatan word of mouth marketing juga mendatangkan tiga keuntungan lainnya yang tak kalah berharga. Yaitu loyalitas pelanggan, kepercayaan pelanggan, dan popularitas merek dagang.
1. Loyalitas pelanggan
Dalam praktiknya, menggaet pelanggan baru jauh lebih mudah dibandingkan mempertahankan pelanggan yang ada. Terlebih kompetisi dagang kini semakin ketat, sehingga sulit untuk meyakinkan pelanggan bahwa produkmu adalah yang terbaik bagi mereka. Karenanya, keberadaan word of mouth marketing memastikan pelanggan tetap loyal pada produkmu. Untuk mendorong mereka melakukan repeat order, tak ada salahnya mencoba program referral.
2. Kepercayaan pelanggan
Sebagai pendekatan marketing sederhana, word of mouth marketing menaruh perhatian besar pada tingkat kepercayaan antar konsumen dan calon konsumen. Sebagai fondasi utama, kepercayaan berpengaruh pada seberapa besar konsumen percaya pada produkmu dan mau merekomendasikannya pada calon konsumen lainnya.
3. Popularitas merek dagang
Terakhir, ada popularitas merek dagang yang ikut diuntungkan berkat efektivitas word of mouth marketing. Meski popularitas produk dapat diraih lewat konten promosi menarik, unik, dan menggemparkan, hal ini hanya bersifat sementara. Sebaliknya, strategi ini melahirkan popularitas jangka panjang yang berguna untuk keberlangsungan bisnismu.
Terlepas pesatnya digital marketing, efektivitas word of mouth marketing tetap eksis dengan manfaat jangka panjang. Meski begitu, tak menutup kemungkinan bila perusahaanmu ingin menciptakan strategi pendekatan dengan cara yang lebih kreatif.