Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WNA Slovenia Ditemukan Tewas di Kamar Homestay Nusa Lembongan
Penemuan jenazah di homestay di Nusa Lembongan.(Dok. IDN Times/istimewa)
  • Seorang wisatawan asal Slovenia bernama Rok Horzen ditemukan meninggal di kamar homestay Desa Lembongan, Nusa Penida, setelah saksi mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar kamar.
  • Polisi menduga korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan karena terakhir terlihat pada 8 Maret 2026, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
  • Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Gema Santi Nusa Penida untuk proses identifikasi dan menunggu keputusan keluarga terkait autopsi atau langkah penanganan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 Maret 2026

Korban terakhir kali terlihat keluar kamar homestay di Desa Lembongan.

16 Maret 2026

Sekitar pukul 17.30 WITA, jenazah wisatawan asal Slovenia ditemukan membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap di kamar homestay Nusa Lembongan.

17 Maret 2026

Polisi mengonfirmasi identitas korban sebagai Rok Horzen dan menyatakan penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan lanjutan. Jenazah dievakuasi ke RS Gema Santi Nusa Penida untuk penanganan lebih lanjut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang wisatawan asal Slovenia ditemukan meninggal dunia di kamar homestay di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
  • Who?
    Korban bernama Rok Horzen, berusia 40 tahun, warga Brezice, Slovenia. Penemuan dilakukan oleh saksi Ni Ketut Murniati dan dilaporkan kepada pemilik homestay I Ketut Saputra.
  • Where?
    Kejadian terjadi di sebuah kamar homestay yang berada di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.
  • When?
    Jenazah ditemukan pada Senin sore, 16 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WITA. Korban terakhir terlihat pada 8 Maret 2026.
  • Why?
    Penyebab kematian korban per saat ini masih belum diketahui dan menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut dari pihak berwenang.
  • How?
    Saksi mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar kamar korban. Setelah diperiksa bersama pemilik homestay, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan dievakuasi ke RS Gema Santhi Nusa Penida.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang dari Slovenia namanya Rok Horzen meninggal di kamar homestay di Nusa Lembongan. Ada ibu mau ambil sesajen, tapi dia cium bau tidak enak dan lihat banyak lalat. Lalu dia panggil pemilik homestay dan polisi datang. Polisi bilang Rok sudah lama tidak keluar kamar. Sekarang badannya dibawa ke rumah sakit untuk dicek lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa ini tragis, respons cepat dari warga dan aparat menunjukkan kepedulian serta koordinasi yang baik di lingkungan setempat. Tindakan saksi yang segera melapor, diikuti kehadiran polisi, BPBD, dan tenaga medis, mencerminkan kesigapan masyarakat dan pihak berwenang dalam memastikan penanganan yang hormat dan tertib terhadap situasi darurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times- Seorang wisatawan asal Slovenia ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar homestay di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Senin (16/3/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Peristiwa ini terungkap sekitar pukul 17.30 WITA, saat seorang saksi, Ni Ketut Murniati, hendak mengambil sodaan atau sesajen di lantai dua bangunan yang menyatu dengan homestay tempat korban menginap.

Saat berada di lantai tersebut, saksi melihat banyak lalat berkerumun di sekitar kamar nomor 1. Ia juga mencium bau menyengat.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, wisatawan tersebut bernama Rok Horzen (40), seorang warga Brezice, Slovenia.

"Karena curiga dengan bau tersebut, saksi kemudian melaporkan kepada pemilik homestay, bernama I Ketut Saputra. Setelah kamar diperiksa, korban ditemukan sudah tergeletak di dalam kamar dalam kondisi tidak bernyawa," ungkap Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Selasa (17/3/2026).

1. Diduga sudah meninggal beberapa hari

Penemuan jenazah di homestay di Nusa Lembongan.(Dok. IDN Times/istimewa)

Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, menurut keterangan saksi, korban sudah cukup lama tidak terlihat keluar kamar. Terakhir kali diketahui terlihat pada 8 Maret 2026.

"Korban diketahui sudah cukup lama tidak terlihat keluar kamar," ungkap Purnawibawa.

2. Penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan lanjutan

Penemuan jenazah di homestay di Nusa Lembongan.(Dok. IDN Times/istimewa)

Petugas dari kepolisian bersama BPBD Klungkung dan tenaga medis dari Nusa Medical kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.. Dari hasil pengecekan awal, kondisi jenazah korban dalam keadaan membengkak.

Polisi menduga korban telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. “Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah sudah membengkak saat ditemukan,” ujar Alit.

3. Jenazah masih dititipkan di RS Gema Santi Nusa Penida

Penemuan jenazah di homestay di Nusa Lembongan.(Dok. IDN Times/istimewa)

Setelah proses identifikasi di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Nusa Penida.

Saat ini jenazah dititipkan di RS Gema Santhi sambil menunggu penanganan lebih lanjut. "Kami masih menunggu pihak keluarga, apakah ada permintaan autopsi atau bagaimana," jelasnya.

Editorial Team