Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan hati-hati dan waspada dengan gelombang laut yang dapat mencapai 4 meter atau kategori tinggi. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan rentang 20 hingga 23 Mei 2026.
Pada periode itu, ada potensi gelombang tinggi di wilayah Bali, dengan ketinggian gelombang laut dapat mencapai 2,5 - 4,0 meter yang berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.
Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
Sementara itu ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Bali bagian Selatan, dan Selat Lombok bagian Utara. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah perairan Utara Bali dan perairan Selatan Bali umumnya bertiup dari arah Timur-Selatan dengan kecepatan antara 4 - 25 knot.
