Laki-laki di Bali mengambuk dan tikam warga. (Dok.IDNTimes/istimewa)
Kapolsek Kuta Utara, Kompol Putu Diah Kuniawandari, mengungkapkan peristiwa itu terjadi pukul 08.30 Wita di Simpang Semer, Desa Kerobokan Kelod. Pelaku, Putu Trisna Wibawa mengendarai sepeda motor dan datang dari arah selatan. Laki-laki yang menggenakan pakaian adat Bali itu berkendara sambil membawa handphone dan langsung menabrak pengendara lainnya.
“Awalnya ia (Putu Trisna Wibawa) berkendara tidak sesuai dengan aturan dan bermain handphone, lalu terjadi kecelakaan,” ujar Putu Diah Kurniawandari.
Setelah menabrak pengendara, tiba-tiba Putu Trisna Wibawa langsung marah dan mengambil sebilah pisau yang ia bawa. Ia lalu mengamuk dan berusaha menyerang pengendara lainnya.
Suasana jalanan di Simpang Semer yang sedang padat, tiba-tiba chaos. Beberapa pengendara sampai lari dan meninggalkan kendaraannya. Mereka menyelamatkan diri dari serangan laki-laki tersebut.
Pelaku lalu berlari ke arah persawahan. Di lokasi tersebut ia menikam seorang warga, Kadek Sukerta (23), pada bagian bahu sebelah kanan.
“Korban yang ditusuk masih sadarkan diri dan saat ini sudah mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.