ilustrasi saling mendengarkan (pexels.com/Mehrad Vosoughi)
Tips berikutnya yaitu kamu perlu belajar untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Ketika, proses diskusi berjalan, berikan orang lain kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan apa yang ingin mereka katakan terkait konflik yang terjadi. Jangan pernah memotong pembicaraannya. Dengarkan dan simak baik-baik apa yang dia katakan. Dengan begitu, kamu akan mampu menemukan titik terang dari sudut pandangnya.
Mendengarkan secara aktif dan menyimaknya dengan baik akan membuatmu mengerti serta memahami apa yang sebenarnya dia rasakan. Dengan memahaminya, kamu bisa mengambil jalan tengah sebagai solusi penyelesaian konflik yang terjadi di antara kalian.
Konflik memang tak bisa dihindari. Tapi kamu masih bisa mengurangi potensi hadirnya konflik atau meminimalisir dampak negatifnya. Namun, jika sudah terlanjur terjadi konflik, kamu perlu tetap tenang agar bisa menemukan titik terang untuk menyelesaikannya.
Jangan pernah membiarkan konflik berkepanjangan tanpa penyelesaian yang jelas. Konflik harus diselesaikan hingga tuntas. Jika kamu abaikan, maka akan menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kesehatan mental terganggu, perjalanan karier terhambat, bahkan kehidupan sosialmu juga ikut bermasalah.
Temukanlah titik terang dari segala konflik yang berdatangan. Selesaikan secara bertahap saja agar kamu gak kewalahan. Selama kamu fokus pada proses penyelesaiannya, maka yakinlah bahwa nantinya semua akan kembali baik-baik saja.