Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim SAR Evakuasi Pelajar Alami Hipotermia Saat Turun Gunung Abang
Proses penyelamatan pendaki pelajar yang alami hipotermia di Gunung Abang. (Kantor SAR Denpasar)
  • Seorang pelajar asal Ubud mengalami hipotermia saat menuruni Gunung Abang pada Sabtu siang, setelah mendaki bersama lima rekannya sejak pagi.

  • Tim SAR Denpasar tujuh anggota Pos Pencarian Karangasem untuk melakukan evakuasi di tengah cuaca gerimis dan jarak pandang terbatas.

  • Pendaki ditemukan dalam kondisi lemas tapi stabil di ketinggian 1.450 mdpl, lalu dievakuasi ke pos pendakian dan dibawa ke Puskesmas Kintamani untuk pemeriksaan medis.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bangli, IDN Times - Seorang pelajar asal Ubud, Gianyar bernama Ni Putu Kuinandita mengalami hipotermia di Gunung Abang. Berdasarkan rilis resmi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar, Kuinandita mengalami hipotermia saat menuruni Gunung Abang pada Sabtu (21/2/2026) siang.

Koordinator Lapangan Penyelamatan, Putu Handika Bhayangkara mengatakan, awalnya Kuinandita mendaki bersama lima rekan sekitar pukul 05.00 WITA.

Saat perjalanan turun, mereka terhenti di Pos 2 Pura Andong pada ketinggian sekitar 1700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Alasannya, karena kondisi fisik Kuinandita menurun, dan kedinginan hingga lemas.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 12.56 WITA dari seorang pendaki, Nyoman Teja. Setelah mendapatkan laporan, tujuh anggota Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem menuju ke lokasi. Sementara itu, koordinasi tetap dilakukan dengan Polsek Kintamani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli dan pemandu lokal serta keluarga korban.

Gerimis dan jarak pandang berkisar 10 meter

Handika menjelaskan, upaya pencarian dimulai sekitar pukul 14.40 WITA. Kala itu, cuaca gerimis dan jarak pandang berkisar 10 meter. ”Pukul 15.40 Wita, kami tim SAR gabungan menemukan target di ketinggian 1.450 Mdpl,” kata Handika.

Meski mengalami hipotermia dan lemas, tapi masih dalam kondisi stabil. Proses evakuasi menuruni Gunung Abang hingga tiba di pos pendakian pukul 16.15 WITA. Tim medis dari Puskesmas Kintamani memeriksa keadaan korban, lalu membawa Kuinandita ke Puskesmas Kintamani menggunakan ambulans.

Ada berbagai unsur SAR yang terlibat selama proses evakuasi pendaki, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Kintamani, Bhabinsa Abang Songan, Bhabinkamtibmas Abang Songan, Bhabinkamtibmas Desa Suter, Puskesmas Kintamani, Potensi SAR Pemandu Pokdarwis Abang Erawang Kintamani, pemanduan lokal, serta rekan dan keluarga korban.

Editorial Team