Tabanan, IDN Times - Keberadaan Sekaa Manyi di Kabupaten Tabanan sudah mulai meredup. Padahal Sekaa Manyi berperan penting sebagai tenaga pemanen di subak. Selama ini, tenaga pemanen tergantung dari luar Bali seperti Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Setiap memasuki hari besar keagamaan muslim, tenaga pemanen ini sulit didapatkan. Untuk mengatasi kurangnya tenaga pemanen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan berencana menghidupkan kembali Sekaa Manyi di setiap subak yang ada di Tabanan.
Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Made Subagia, mengatakan ada dua subak yang menjadi pilot project pemulihan Sekaa Manyi, yaitu Subak Aseman IV di Selemadeg Timur dan Subak Bebali di Selemadeg.
"Nanti anggota subaknya kita berdayakan sebagai tenaga pemanen. Mereka akan dibekali dengan power thresher atau mesin perontok padi," ujarnya, Jumat (30/1/2026).
