Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260212-WA0025.jpg
Perbaikan jaringan distribusi oleh tim teknis Perumda TAB Tabanan (Dok.IDN Times/Istimewa)

Tabanan, IDN Times - Curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Tabanan menjadi atensi Perumda Tirta Amerta Buana (TAB) Tabanan. Kondisi ini menyebabkan turunnya kualitas sumber air Perumda TAB Tabanan yang sebagian besar merupakan air permukaan. Selain itu, adanya hujan disertai angin kencang menyebabkan aliran listrik terputus akibat pohon tumbang, sehingga menganggu layanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang menggunakan pompa listrik.

Kabag Layanan Perumda TAB, I Made Pande Surdika, mengungkapkan seluruh layanan IPA di Tabanan sebenarnya berisiko terdampak cuaca ekstrem. Namun, titik yang paling rawan adalah IPA Nyanyi di Kecamatan Kediri, serta IPA Dedari dan Gangsang di Kecamatan Marga.

"Kami melakukan atensi untuk tiga layanan IPA ini agar tidak mengalami masalah yang menganggu layanan air bersih," ujarnya, Senin (16/2/2025).

1. Tiga titik IPA yang menjadi atensi mengandalkan mesin pompa

Perbaikan jaringan distribusi oleh tim teknis Perumda TAB Tabanan (Dok.IDN Times/Istimewa)

Surdika mengatakan, tiga IPA yang diatensi ini adalah IPA yang mengandalkan mesin pompa untuk operasional, dengan posisi sumber air yang rentan ketika debit sungai meluap. Menurutnya, karena pengaruh hujan lebat, produksi air bersih yang bersumber dari air permukaan biasanya terdampak.

"Kendala di lapangan biasanya karena adanya sumbatan sampah di intake-intake IPA serta lumpur karena semua bersumber dari air permukaan sungai,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Perumda TAB menyiapkan mesin genset agar operasional tetap berjalan saat terjadi gangguan listrik. Jumlah genset pun direncanakan akan ditambah agar pelayanan tetap maksimal dalam kondisi darurat.

2. Perumda TAB memiliki enam IPA

Perbaikan jaringan distribusi oleh tim teknis Perumda TAB Tabanan (Dok.IDN Times/Istimewa)

Saat ini, Perumda TAB mengoperasikan enam titik IPA, yakni di Nyanyi Kecamatan Kediri; Telaga Tunjung, Kecamatan Kerambitan; Bajera, Kecamatan Selemadeg; Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat; Pesiapan, Kecamatan Tabanan; dan Candikuning, Kecamatan Baturiti. Dari seluruh titik tersebut, wilayah yang berada dekat aliran sungai menjadi fokus pengawasan ketika cuaca ekstrem terjadi.

Selain menyiapkan mesin genset sebagai langkah antisipasi, Perumda TAB juga menyiapkan satu unit mobil tangki berkapasitas 5 kubik untuk kondisi force majeure, guna memastikan masyarakat tetap memperoleh suplai air bersih ketika distribusi terganggu.

3. Tim patroli jaringan perpipaan disiagakan

Perbaikan jaringan air bersih Perumda TAB Tabanan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Untuk mendeteksi dini terjadinya permasalahan di jaringan distribusi, patroli jaringan perpipaan dan tim teknis disiagakan selama 24 jam. Percepatan respons terhadap laporan gangguan juga ditingkatkan. Bahkan saat libur Hari Raya Imlek, petugas tetap berjaga demi menjaga kelancaran layanan.

“Perumda TAB juga mengajak masyarakat aktif melaporkan kerusakan jaringan akibat banjir, longsor, atau faktor lain. Informasi cepat dari pelanggan sangat membantu percepatan pemulihan layanan,” jelas Surdika.

Editorial Team