Denpasar, IDN Times - Selama 8 hari pelaksanaan Operasi Pekat Agung 2025, Polda Bali dan jajaran berhasil mengungkap 56 kasus aksi premanisme. Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Ariasandy mengatakan, Operasi Pekat Agung 2025 tersebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, terutama dari aksi premanisme. Harapannya iklim investasi di Indonesia khususnya di wilayah Bali tidak terganggunya.
"Pelaku premanisme bisa dilakukan oleh perorangan, kelompok orang, ataupun ormas," terangnya pada Jumat (16/5/2025).