ilustrasi seseorang membenci diri saat hadapi depresi (unsplash.com/@taylor_deas_melesh)
Tiga gejala utama terjadinya suatu depresi di antaranya seseorang akan tampak sedih, selalu murung, hilang minat dan rasa gembira sehingga mudah lelah dan hilang tenaga. Gejala lain yang menyertai adanya konsentrasi dan perhatian yang menurun, harga diri dan kepercayaan diri yang menurun, perasaan bersalah dan tidak berguna, merasa dirinya dicampakkan, pesimis untuk masa depan, gagasan untuk membahayakan berupa usaha untuk bunuh diri, gangguan tidur, nafsu makan yang menurun hingga menurunnya libido.
"Apabila sudah ada tiga gejala utama tersebut maka orang tersebut sudah bisa kami kategorikan apakah dia seorang yang depresi," terangnya.
Disampaikannya bahwa, Kementerian Kesehatan RI juga menyebutkan adanya 8 gejala yang tanpa disadari oleh penderita depresi, di antaranya lebih peka terhadap rasa sakit atau sensitif, berat badan yang terus naik atau semakin turun karena gangguan pola makan, mudah marah, hanya terpaku pada media sosial dan tidak mau melakukan aktivitas apapun, sering melamun, tidak memiliki motivasi, sulit berpikir, dan jarang menyisir rambut.
--
Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika kamu merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.
Kementerian Kesehatan Indonesia menyarankan masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Dalam keadaan darurat, berikut ini nomor kontak yang dapat dihubungi.
Bali Mental Health & Suicide Prevention Helpline
Love Inside Suicide Awareness (LISA)
Bahasa Indonesia +62 811 3855 472
Berbahasa Inggris +62 811 3815 472
Jangan Bunuh Diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Telp. 021-8514389 Website: http://www.skizofrenia.org/
LSM Jangan Bunuh Diri || Telp 021-0696 9293.