Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
sampah 1.jpeg
Ilustrasi sampah tersangkut di saluran air kawasan Denpasar. (IDN Times/Yuko Utami)

Intinya sih...

  • Denpasar berpotensi hujan hingga dini hari, terutama pada sore hingga dini hari.

  • Kawasan Denpasar Selatan dan Barat jadi fokus penanganan banjir, terutama di Sanur karena cekungan yang cepat menampung air.

  • Saluran air di sejumlah area Denpasar tidak mampu tampung air hujan, menyebabkan beberapa lokasi terendam air seperti Sanur, Padangsambian, dan Pemecutan Klod.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Selama sepekan berturut-turut, sejumlah wilayah di Bali diguyur hujan deras. Termasuk Kota Denpasar, tiga hari sebelumnya hujan deras muncul sejak sore hingga malam hari. Hujan kilat serta petir membuat ibu kota Provinsi Bali yang semula sibuk jadi perlahan menyepi sejenak.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi (BBMKG) Wilayah III Denpasar Luh Eka Arisanti mengatakan, hujan deras melanda Bali selama sepekan dimulai awal tahun 2026.

“Untuk cuaca dalam sepekan ke depan umumnya berawan, tapi ada potensi hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Bali,” kata Arisanti kepada IDN Times Sabtu (10/1/2026).

Bagaimana kondisi di Denpasar? Berikut informasi selengkapnya.

1. Denpasar berpotensi hujan hingga dini hari

ilustrasi hujan deras (unsplash.com/Christopher)

Arisanti menyampaikan sebaran wilayah berpotensi hujan ada di seluruh area Bali, terutama di area Bali barat, tengah, dan timur.

Sementara, Denpasar yang berada di kawasan Bali bagian selatan termasuk dalam daerah berpotensi hujan ringan hingga deras. “Untuk Denpasar ada potensi hujan ringan hingga lebat terutama pada sore hingga dini hari,” imbuh Arisanti.

2. Kawasan Denpasar Selatan dan Barat jadi fokus penanganan banjir

Langit mendung di Pantai Sanur pada Kamis, 8 Januari 2026. (IDN Times/Yuko Utami)

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa membenarkan adanya sejumlah penanganan banjir di Denpasar pada awal tahun 2026. Sanur jadi fokus lokasi penanganan banjir karena areanya berupa cekungan, sehingga cepat menampung air.

“Dampaknya ada beberapa lokasi yang terendam air, seperti di Sanur khususnya di Bumi Ayu karena cekungan,” kata Joni pada Sabtu (10/1/2025). 

3. Saluran air di sejumlah area Denpasar tidak mampu tampung air hujan

ilustrasi hujan (pixabay.com/guvo59)

Joni menambahkan penyebab lainnya banjir membayangi Sanur dan sekitarnya. Beberapa saluran air di area Kota Denpasar tidak dapat menampung luapan air hujan. “Beberapa tempat lain yang saluran airnya tidak mampu menampung luapan air hujan,” ungkap Joni.

Selain kawasan Sanur yang berada di Denpasar Selatan, ada titik lainnya yang jadi fokus penanganan banjir. Wilayah itu meliouti Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, khususnya di kawasan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Padangsambian. Area Pemecutan Klod, Denpasar Barat khususnya Jalan Pura Demak juga jadi titik rawan banjir.

Editorial Team