Klungkung, IDN Times Bali – BPJS Kesehatan mencatat lonjakan pembiayaan layanan kesehatan di wilayah Bali Timur sepanjang 2025.
Total dana yang digelontorkan mencapai Rp1,2 triliun untuk menjamin layanan kesehatan masyarakat di empat kabupaten, yakni Klungkung, Gianyar, Bangli, dan Karangasem.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, Gusti Ngurah Catur Wiguna, menyebut angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan, terutama untuk penyakit kronis.
Dari berbagai jenis layanan, terapi cuci darah (hemodialisis) menjadi penyumbang pembiayaan paling besar.
“Dalam setahun, biaya yang kami keluarkan memang sangat besar, mencapai 1,2 triliun. Ini untuk menjamin layanan kesehatan peserta di empat kabupaten,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Namun, besarnya pengeluaran tersebut belum sebanding dengan pemasukan iuran peserta yang hanya sekitar Rp634 miliar.
Meski demikian, BPJS Kesehatan menegaskan skema ini bukan berorientasi bisnis, melainkan sistem jaminan sosial berbasis gotong royong.
