Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Saat Nyepi, 10 Atap Rumah Warga Jembrana Porak-poranda Diterjang Angin
Tim BPBD Kabupaten Jembrana menangani peristiwa atap rumah rusak karena diterjang angin puting beliung di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (20/3/2026).(Dok.Istimewa)
  • Sepuluh rumah warga di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Jembrana rusak akibat angin kencang saat Hari Suci Nyepi, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp10,6 juta tanpa korban jiwa.
  • Tim gabungan dari TRC, Tagana, dan Polprades bergerak cepat membersihkan puing-puing serta melakukan pendataan dan penyaluran bantuan sejak pagi hingga siang hari.
  • BPBD Jembrana menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan sembako kepada warga terdampak serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jembrana, IDN Times - Sebanyak sepuluh atap rumah milik warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, porak poranda akiba angin kencang saat perayaan iHari Suci Nyepi, Kamis (19/3/2026).

Meski cuaca cerah berawan, tapi embusan angin yang datang tiba-tiba sekitar pukul 18.30 WITA cukup kuat untuk merobohkan tembok rumah warga dan menerbangkan material asbes serta genteng.

1. Kerugian hingga Rp10 Juta

Tim BPBD Kabupaten Jembrana menangani peristiwa atap rumah rusak karena diterjang angin puting beliung di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (20/3/2026).(Dok.Istimewa)

Hari ini Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III, segera melakukan penanganan di lokasi. "Total kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp10.600.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini," kata Kepala BPBD Kabupaten Jembrana, Putu Agus Artana.

Kerusakan terbesar dialami I Gede Eka Suardika. Atap rumahnya seluas 9×4 meter hancur, sementara 36 lembar asbes terbang dan tembok penyengker sepanjang 3 meter roboh.

Selain itu, warga lainnya I Nengah Daster, I Wayan Budiasa, dan I Made Putra juga melaporkan kerusakan serupa pada bagian genteng dan atap dapur.

2. Gotong royong bantu pembersihan

Tim BPBD Kabupaten Jembrana menangani peristiwa atap rumah rusak karena diterjang angin puting beliung di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (20/3/2026).(Dok.Istimewa)

Aksi tanggap darurat segera dilakukan pada Jumat pagi. Sejumlah pejabat daerah hadir untuk membantu warga terdampak. Mereka memastikan proses pendataan dan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.

Tim gabungan yang terdiri dari TRC, Tagana, hingga Polprades bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan sejak pukul 09.45 WITA hingga rampung pada pukul 13.00 WITA.

3. Warga diimbau waspada dampak cuaca ekstrem

Warga terdampak bencana diberikan bantuan kebutuhan dasar usai atap rumahnya rusak karena diterjang angin puting beliung di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (20/3/2026).(Dok.Istimewa)

Sebagai langkah awal untuk meringankan beban warga, BPBD Jembrana menyerahkan bantuan darurat berupa terpal dan paket sembako. I Gede Eka Suardika menerima 4 lembar terpal, sementara warga lainnya masing-masing 1 hingga 2 lembar terpal sesuai tingkat kerusakan atapnya.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang susulan, mengingat perubahan cuaca yang sering terjadi secara mendadak di wilayah pesisir Jembrana.

"Saat ini, kami masih terus melakukan pendataan terkait kerugian secara riil di lapangan untuk langkah tindak lanjut ke depan," pungkasnya.

Editorial Team