Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi pertunjukan kembang api. (pexels.com/Designecol)
Ilustrasi pertunjukan kembang api. (pexels.com/Designecol)

Badung, IDN Times - Sebanyak 10 lokasi di wilayah Polres Badung akan menyelenggarakan kemeriahan kembang api saat pergantian tahun baru 2025. Lokasi tersebut dipastikan akan dihadiri ribuan pengunjung. Kepala Kepolisian Resor Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono, mengatakan agar masyarakat turut menjaga situasi kondusif dengan tidak menyalakan bunga kembang api, petasan, meriam bambu atau sejenisnya.

"Ini guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran," terangnya.

1. Ribuan tembakan kembang api akan mewarnai pergantian tahun di Badung

ilustrasi kembang api (unsplash.com/@thoughtcatalog)

Berikut ini daftar lokasi perayaan tahun baru dengan kembang api di wilayah Badung:

  1. Finss Beach Club Bali Desa Tibubeneng dengan perkiraan sebanyak 7.000 pengunjung, akan menggunakan kembang api Vendor PT Panca Buwana Global Kharisma dengan 2.777 shot, dan menggunakan 6 DJ dari dalam dan luar negeri
  2. Café Delmar di Jalan Subaksari, Banjar Tegal Gundul. Desa Tibubeneng, dengan 3.000 pengunjung. Lokasi ini akan menyelenggarakan konser musik DJ tahun baru 2025 dan Pesta Kembang Api Dewata Fireworks dengan 3000 shot
  3. W Seminyak di Jalan Raya Petitenget dengan 1.000 pengunjung. Lokasi ini akan menampilkan hiburan DJ internasional, serta Kembang Api Azimut atau Balon Bunga sebanyak 200 shot
  4. Atlas Beach Fest Bali akan menampilkan pentas singer dan DJ dengan perkiraan 7.000 pengunjung dan pesta kembang api 500 shot
  5. LV8 Resort Hotels dengan 100 peserta
  6. Mirror Lounge & Club di Jalan Pantai Petitenget dengan 500 pengunjung dan dimeriahkan dengan penampilan DJ
  7. Potato Head di Jalan Raya Petitenget dengan 3.500 pengunjung. Pergantian malam tahun baru akan dimeriahkan dengan hiburan DJ internasional
  8. La Brissa di Jalan Raya Pantai Batu Mejan, Desa Canggu, dengan 500 pengunjung. Pergantian tahun baru akan dimeriahkan juga oleh DJ Performance
  9. PT Bali Om Lounge Old Man’s Restaurant di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, dengan 500 pengunjung dan perfoma DJ lokal
  10. Marabitto Art Villa di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, dengan 400 pengunjung

2. Masyarakat diimbau menjaga kamtibmas di tahun baru

(pexels.com/Chris F)

Masyarakat di wilayah hukum Polres Badung diimbau untuk ikut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Masyarakat diimbau agar tidak menenggak minuman keras, narkoba, dan tidak melaksanakan kegiatan yang dapat mengganggu pengguna jalan raya.

Selain itu juga tidak menyalakan bunga kembang api, petasan, meriam bambu, atau sejenisnya. Sedangkan untuk instansi terkait dan unsur pengamanan lainnya diharapkan ikut bersama-sama menjaga keamanan dan berkordinasi dengan aparat keamanan.

"Upaya–upaya yang telah kami dilakukan dalam menjaga situasi kamtibmas yg kondusif (cooling system), bersama dengan PJU dan Kapolsek jajaran melaksanakan kegiatan silaturahmi ke tokoh adat, agama, maupun masyarakat," ungkapnya.

Beberapa upaya lain di antaranya melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan Minggu Kasih  serta melaksanakan Jumat Curhat dan Jumat Berkah. Kemudian pelaksanaan blue light patrol untuk mencegah terjadinya tindak pidana, kejahatan jalanan dengan memaksimalkan kehadiran anggota di lapangan, terutama di jam rawan terjadinya tindak pidana selama tahun 2024. Operasi lain di antaranya patroli 3 pilar (TNI, Polri dan Satpol PP) dan Operasi Mantap Brata (OMB) Pilpres dan Pileg, serta Operasi Mantap Praja (OMP) Pilgub Bali dan Pilbup Badung.

3. Kembang api indah tapi berbahaya

ilustrasi kembang api (unsplash.com/@jothamsutharson)

Untuk diketahui bahwa kembang api sederhana pertama kali ditemukan di China pada tahun 200 SM. Kemudian kembang api dengan peledak baru ditemukan tahun 600-900 SM di China. Sedangkan Italia menjadi negara pertama yang menemukan warna-warni kembang api di tahun 1930. Rumus warna tersebut adalah:

  • Senyawa strontium dan litium menghasilkan warna merah tua
  • Tembaga menghasilkan warna biru
  • Titanium dan magnesium memberikan warna putih dan perak
  • Kalsium menghasilkan warna orange cerah
  • Natrium memberikan warna kuning
  • Barium akan menghasilkan warna hijau

Meskipun indah, kembang api akan melepaskan logam berat, dioksin, dan polutan udara lainnya yang bisa memicu terjadinya penyakit serius mulai dari paru-paru, tiroid, sampai menyebabkan bayi lahir cacat.

Editorial Team